Ketua Umum Perhimpunan Gizi Pangan Indonesia (Pergizi Pangan), Ahmad Sulaeman, direncanakan untuk berpartisipasi dalam ajang internasional bergengsi, 29th World Congress on Clinical Nutrition (WCCN). Pertemuan skala global tersebut dijadwalkan berlangsung di Makhachkala, wilayah Dagestan, Rusia.
Kehadiran perwakilan dari Indonesia dalam forum ini menjadi momentum penting bagi pengembangan ilmu gizi di tanah air. Kongres WCCN sendiri merupakan wadah berkumpulnya para ahli, praktisi, dan akademisi dari berbagai belahan dunia untuk mendiskusikan berbagai isu terkini terkait gizi klinis serta berbagi temuan riset terbaru dalam penanganan masalah kesehatan melalui intervensi nutrisi.
Fokus utama dari pertemuan ini adalah membahas berbagai problematika kesehatan yang berkaitan erat dengan pola konsumsi dan manajemen gizi klinis. Dengan mengikuti kongres ini, diharapkan terjadi pertukaran pengetahuan yang dapat diimplementasikan untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan dan penanganan pasien di Indonesia, khususnya dalam bidang terapi gizi.
Keikutsertaan Ahmad Sulaeman dalam agenda yang akan dilaksanakan pada 13 Oktober 2026 mendatang menegaskan komitmen Pergizi Pangan Indonesia untuk tetap terhubung dengan perkembangan sains gizi global. Sinergi internasional ini diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi penguatan standar gizi klinis di rumah sakit maupun fasilitas kesehatan lainnya di Indonesia.
Gizi klinis merupakan cabang ilmu kesehatan yang berfokus pada pemberian nutrisi yang tepat bagi pasien dengan kondisi medis tertentu untuk mempercepat proses penyembuhan dan mencegah komplikasi. Di Indonesia, isu malnutrisi, stunting, serta penyakit degeneratif seperti diabetes dan hipertensi masih menjadi tantangan besar dalam dunia kesehatan masyarakat, sehingga pemutakhiran ilmu melalui forum internasional menjadi sangat krusial.






