Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) melalui Komisi I memberikan reaksi keras terhadap pernyataan yang disampaikan oleh Perdana Menteri Kepulauan Solomon, Matthew Cooper Wale, dalam forum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Pernyataan tersebut dinilai mengandung narasi yang bias dan tidak akurat mengenai situasi di Papua Barat.
Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Sukamta, secara tegas mengecam pidato PM Matthew Cooper Wale yang menyinggung soal pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) di wilayah Papua Barat. Menurut Sukamta, narasi yang dibangun oleh pemimpin Kepulauan Solomon tersebut memberikan kesan bahwa terdapat permasalahan HAM yang diabaikan dan tidak mendapatkan penyelesaian oleh pemerintah Indonesia.
Komisi I DPR RI menilai bahwa pernyataan tersebut tidak berdasar dan dapat memperkeruh suasana di kawasan Pasifik, terutama terkait hubungan diplomatik antarnegara anggota ASEAN dan negara-negara di sekitarnya. Pihak legislatif menekankan bahwa isu Papua adalah masalah internal kedaulatan Indonesia yang harus dihormati oleh negara lain sesuai dengan prinsip hukum internasional.
Lebih lanjut, DPR RI meminta agar forum internasional, khususnya PBB, tidak terpengaruh oleh klaim sepihak yang tidak didukung oleh data valid. Pemerintah Indonesia melalui jalur diplomatik diharapkan dapat memberikan klarifikasi tegas untuk meluruskan misinformasi yang disebarkan oleh PM Kepulauan Solomon guna menjaga stabilitas kawasan serta integritas wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sebagai latar belakang, isu Papua seringkali menjadi topik sensitif dalam hubungan diplomatik Indonesia dengan negara-negara di kawasan Pasifik. Kepulauan Solomon dan Vanuatu kerap menjadi negara yang menyuarakan dukungan terhadap aspirasi kemerdekaan Papua di forum internasional. Sementara itu, Pemerintah Indonesia konsisten menekankan bahwa pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Papua adalah langkah nyata dalam menjawab tantangan pembangunan dan pemenuhan hak dasar warga di wilayah paling timur Indonesia tersebut.






