Calon tunggal Kapolri, Komjen Pol Suyudi Ario Seto, menyatakan komitmen kuatnya untuk melakukan pembenahan menyeluruh di internal Korps Bhayangkara. Fokus utama yang menjadi perhatian serius dalam rencana kepemimpinannya adalah peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Kepolisian Republik Indonesia.
Dalam berbagai pernyataannya, Komjen Suyudi menekankan bahwa sistem rekrutmen anggota Polri harus berjalan secara transparan dan akuntabel. Ia menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi ruang bagi praktik 'titipan', transaksi ilegal, maupun bentuk sponsorship dalam proses penerimaan anggota baru maupun penempatan jabatan di internal Polri.
Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya menciptakan institusi kepolisian yang profesional dan berintegritas. Menurutnya, pembenahan SDM adalah kunci utama agar Polri dapat memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat tanpa terbebani oleh kepentingan personal atau kelompok tertentu yang masuk melalui jalur tidak resmi.
Komitmen ini diharapkan dapat mengembalikan kepercayaan publik terhadap Polri, sekaligus memastikan bahwa setiap personel yang bertugas benar-benar terpilih berdasarkan meritokrasi dan kompetensi, bukan karena relasi kuasa atau materi.






