PORTALSOLUSINDO
Nasional

Kompolnas: Tesis 3 Polisi Kabur ke Sungai tak Terbukti, Mereka Dibunuh Dulu dan Dibuang

Oleh: Andi PratamaSelasa, 07 Juli 2026 pukul 08.10
Kompolnas: Tesis 3 Polisi Kabur ke Sungai tak Terbukti, Mereka Dibunuh Dulu dan Dibuang
[Iklan AdSense 728x90]

Kompolnas: Tesis 3 Polisi Kabur ke Sungai Tak Terbukti

Jakarta - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Kompolnas) menyatakan bahwa hasil penyelidikan mengenai kasus tiga anggota polisi yang ditemukan tewas di Sungai Ciliwung menunjukkan fakta baru. Berdasarkan investigasi, tesis yang menyatakan bahwa ketiga polisi tersebut melarikan diri ke sungai terbukti tidak akurat. Justru mereka diduga telah dibunuh dan kemudian dibuang ke dalam sungai.

Temuan Penting dalam Investigasi

Penyelidikan yang dilakukan oleh Kompolnas mengungkapkan bahwa ada sejumlah bukti yang menunjukkan bahwa ketiga polisi tersebut, yakni Brigadir R, Brigadir Y, dan AIPDA E, mengalami kekerasan sebelum meninggal. Fasilitas forensik menemukan tanda-tanda kekerasan yang signifikan pada tubuh mereka.

  • Penyelidikan menunjukkan adanya jejak sidik jari orang lain di lokasi kejadian.
  • Dokumen yang ditemukan mengindikasikan bahwa ketiga anggota polisi tersebut terlibat dalam kasus penting yang diduga menjadi motif pembunuhan.

Pernyataan Resmi Kompolnas

Ketua Kompolnas, Ahmad Dofir, dalam konferensi pers yang digelar pada tanggal 10 Oktober 2023 menyampaikan, “Kami menemukan bahwa tesis awal yang menyatakan ketiga polisi tersebut melarikan diri adalah tidak benar. Semua bukti menunjukkan bahwa mereka dibunuh dengan cara yang sangat keji sebelum dibuang ke sungai.”

Dari hasil investigasi, Kompolnas akan melanjutkan penelusuran lebih dalam dan menyerahkan temuan ini kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. Diharapkan agar kasus ini tidak hanya berhenti pada penyelidikan awal, tetapi bisa terungkap siapa pelaku di balik tragedi ini.

Respons Publik

Kasus ini menarik perhatian publik, dengan banyak masyarakat yang merasa prihatin terhadap nasib para anggota polisi yang seharusnya melindungi masyarakat. Beberapa warganet mengekspresikan keprihatinan mereka di social media dan meminta agar pihak berwenang segera mengusut tuntas kasus ini.

Penutup

Kejadian yang menimpa ketiga anggota polisi ini merupakan pengingat bagi semua pihak akan pentingnya transparansi dalam proses hukum, terutama untuk menjamin keadilan bagi yang menjadi korban. Kompolnas berkomitmen untuk menjaga agar kasus ini terus mendapat perhatian hingga terungkap fakta-fakta sesungguhnya.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.