PORTALSOLUSINDO
Ekonomi

Konsolidasi Logistik BUMN Dimulai, Pelindo Bidik Penurunan Biaya Logistik Nasional

Oleh: Siti AminahRabu, 01 Juli 2026 pukul 20.49
Konsolidasi Logistik BUMN Dimulai, Pelindo Bidik Penurunan Biaya Logistik Nasional
[Iklan AdSense 728x90]

Konsolidasi Logistik BUMN Dimulai, Pelindo Bidik Penurunan Biaya Logistik Nasional

Jakarta - Pemerintah melalui Kementerian BUMN telah memulai langkah konsolidasi logistik di lingkungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diharapkan dapat mengurangi biaya logistik di seluruh Indonesia. Salah satu langkah awal dalam konsolidasi ini diambil oleh Pelindo, yang merupakan perusahaan pelabuhan terbesar di negara ini.

Dalam konferensi pers yang diadakan di Jakarta pada Selasa (10/10), Direktur Utama Pelindo, Arif S. Sudibyo, menyampaikan bahwa konsolidasi logistik merupakan upaya strategis untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam layanan transportasi dan pengiriman barang di Indonesia. “Kami ingin menjadikan logistik Indonesia lebih kompetitif di tingkat global,” ujarnya.

Tujuan dan Manfaat Konsolidasi

Salah satu tujuan utama dari konsolidasi ini adalah untuk menurunkan biaya logistik nasional yang saat ini dinilai masih tinggi, bahkan lebih tinggi dibandingkan negara-negara tetangga. Biaya logistik yang tinggi berpengaruh langsung terhadap harga barang dan daya saing produk Indonesia di pasar internasional.

  • Meningkatkan efisiensi operasional BUMN terkait logistik
  • Mengurangi biaya dan waktu pengiriman barang
  • Memperbaiki koordinasi antar BUMN di sektor logistik

Dengan adanya konsolidasi ini, diharapkan Pelindo dan perusahaan-perusahaan BUMN lainnya dapat saling bersinergi, berbagi sumber daya, dan mengoptimalkan pengelolaan infrastruktur logistik yang ada.

Langkah Selanjutnya

Kedepannya, Pelindo akan melakukan integrasi sistem manajemen logistik untuk mempermudah akses dan transparansi data bagi semua pihak yang terlibat dalam rantai pasok. “Kami juga akan melibatkan teknologi informasi untuk mendigitalisasi proses logistik sehingga semua proses menjadi lebih cepat dan efisien,” tambah Arif.

Pemerintah berharap konsolidasi logistik ini akan membawa dampak positif bagi seluruh sektor perekonomian di Indonesia dan dapat meningkatkan daya saing bangsa di kancah internasional.

Dengan langkah ini, diharapkan biaya logistik yang saat ini menyentuh angka 23% dari total biaya produksi bisa turun signifikan, sehingga bisa mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke depan.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.