Nasional

Kritik Fasilitas Disabilitas di Trotoar Gasibu, Pemprov Jabar Beri Penjelasan

Kritik Fasilitas Disabilitas di Trotoar Gasibu, Pemprov Jabar Beri Penjelasan

Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) memberikan tanggapan terkait keluhan masyarakat mengenai kondisi trotoar di kawasan Gedung Sate hingga Gasibu, Kota Bandung. Fasilitas pejalan kaki di area tersebut dinilai belum ramah bagi penyandang disabilitas, sehingga memicu kritik dari sejumlah pihak.

Menanggapi hal tersebut, pihak Pemprov Jabar memberikan klarifikasi bahwa proyek revitalisasi di kawasan ikonik Kota Bandung tersebut saat ini memang belum selesai sepenuhnya. Ketidaksempurnaan fasilitas yang dirasakan oleh pengguna jalan, termasuk aksesibilitas bagi kaum difabel, diklaim sebagai bagian dari proses pengerjaan yang masih berjalan.

Pemerintah memastikan bahwa penataan kawasan Gedung Sate - Gasibu sedang dalam tahap penyempurnaan. Fokus utama dari proyek ini adalah menciptakan ruang publik yang lebih nyaman dan terintegrasi bagi seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu, evaluasi terhadap aksesibilitas disabilitas akan menjadi perhatian dalam tahap akhir pengerjaan revitalisasi tersebut.

Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa hasil akhir dari pembangunan trotoar tidak hanya mengedepankan aspek estetika kota, tetapi juga fungsionalitas bagi semua pengguna, tanpa terkecuali. Pemprov Jabar berharap masyarakat dapat memaklumi kondisi sementara ini hingga seluruh rangkaian proyek pembangunan selesai dikerjakan sesuai standar yang ditetapkan.

Kawasan Gedung Sate dan Gasibu merupakan salah satu pusat administrasi sekaligus ruang terbuka publik paling populer di Kota Bandung. Sebagai pusat kegiatan pemerintahan provinsi, area ini sering menjadi titik kumpul massa dan destinasi wisata sejarah, sehingga ketersediaan infrastruktur yang inklusif menjadi sangat krusial untuk mendukung mobilitas warga yang beragam.

#Bandung#Pemprov Jabar#Fasilitas Publik#Disabilitas#Gedung Sate

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →