Pihak Gibran Rakabuming Raka telah mempersiapkan langkah strategis dalam menghadapi persidangan di Mahkamah Konstitusi (MK). Sebagai bagian dari upaya pembuktian dan bantahan terhadap tudingan yang muncul, tim hukum Gibran berencana menghadirkan dua orang ahli untuk memberikan keterangan dalam persidangan tersebut.
Kedua ahli yang akan diboyong tersebut memiliki spesialisasi yang berbeda namun saling melengkapi. Ahli pertama akan memberikan penjelasan mendalam mengenai sistem pendidikan di luar negeri, sementara ahli kedua akan mengupas tuntas dari perspektif hukum tata negara. Kehadiran para pakar ini dimaksudkan untuk memberikan landasan akademis dan legalitas yang kuat guna mematahkan argumen dari pihak lawan.
Langkah menghadirkan ahli lulusan luar negeri ini diharapkan dapat memberikan klarifikasi komprehensif mengenai standar pendidikan internasional yang relevan dengan pokok perkara yang sedang disidangkan. Tim hukum menilai bahwa keterangan ahli sangat krusial untuk meluruskan persepsi publik serta memberikan keyakinan kepada hakim konstitusi mengenai fakta-fakta yang ada.
Persidangan di Mahkamah Konstitusi ini menjadi sorotan publik karena melibatkan tokoh politik penting dan menyangkut isu-isu konstitusional yang sensitif. Oleh karena itu, penguatan bukti melalui keterangan ahli menjadi strategi utama kubu Gibran dalam menjaga kredibilitas dan posisi hukum mereka di hadapan majelis hakim.






