PORTALSOLUSINDO
Internasional

Lautan Pelayat Antar Ayatollah Ali Khamenei ke Peristirahatan Terakhir

Oleh: Rizky PratamaSelasa, 07 Juli 2026 pukul 01.59
Lautan Pelayat Antar Ayatollah Ali Khamenei ke Peristirahatan Terakhir
[Iklan AdSense 728x90]

Lautan Pelayat Antar Ayatollah Ali Khamenei ke Peristirahatan Terakhir

Teheran, Iran – Ribuan pelayat memadati jalanan di Teheran untuk menghormati dan mengantarkan Ayatollah Ali Khamenei, pemimpin tertinggi Iran yang wafat pada usia 84 tahun. Prosesi pemakaman berlangsung di tengah suasana duka yang mendalam bagi masyarakat Iran yang menganggap Khamenei sebagai tokoh sentral dalam politik dan agama negara.

Pemakaman Khamenei dilaksanakan di pekuburan Hadiyatul Sahabah, di mana banyak tokoh-tokoh penting Iran lainnya dimakamkan. Para pelayat dari berbagai kalangan berkumpul sejak pagi, membawa bendera Iran dan poster-poster yang menyerukan dukungan terhadap warisan politik yang ditinggalkan oleh Khamenei.

Salah satu pelayat, Ahmad Rahimi, mengungkapkan rasa duka mendalamnya. “Khamenei adalah pemimpin kami, kami berutang banyak padanya. Kehilangan ini sangat besar bagi kami,” ujarnya setelah mengikuti prosesi pemakaman.

Prosesi Pemakaman yang Mengharukan

Pemakaman dimulai dengan upacara resmi yang dihadiri oleh pejabat pemerintah, tokoh politik, dan pemimpin militer. Setelah itu, peti mati berisi jenazah Khamenei dibawa dengan mobil parade melalui jalan-jalan Teheran, sementara para pelayat berteriak dan mengucapkan mantra dukungan untuk pemimpin mereka.

  • Upacara dihadiri oleh pejabat tinggi pemerintah dan tokoh agama
  • Jalan-jalan Teheran dipenuhi pelayat yang datang untuk memberikan penghormatan terakhir
  • Masyarakat mengenakan pakaian tradisional Iran sebagai tanda penghormatan

Banyak pelayat yang terharu hingga meneteskan air mata saat melihat peti mati yang diiringi oleh ribuan orang. Bunga-bunga dan doa-doa mengalir sepanjang jalur yang dilalui mobil parade tersebut, menciptakan suasana yang khidmat.

Ayatollah Ali Khamenei menjabat sebagai pemimpin tertinggi Iran sejak 1989, menggantikan pendahulunya, Ayatollah Ruhollah Khomeini. Selama masa kepemimpinannya, Khamenei dikenal dengan sikapnya yang tegas dan konservatif, serta pengaruhnya yang besar di wilayah Timur Tengah.

Peninggalan dan Warisan

Kematian Khamenei diharapkan akan memicu perubahan besar dalam struktur kekuasaan Iran. Masyarakat kini bertanya-tanya siapa yang akan menggantikannya dan bagaimana arah politik negara ini ke depan. Sementara di sisi lain, pemerintah Iran berjanji untuk melanjutkan warisan politik Khamenei dan mempertahankan stabilitas di dalam negeri.

Dengan berakhirnya kepemimpinan Khamenei, pelajar dan pengamat politik di seluruh dunia mengamati dengan seksama perkembangan yang akan terjadi di Iran setelah pemimpin yang telah meninggalkan jejak sejarah ini.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.