Legislator RI Ingatkan Masyarakat akan Kesadaran Perkuat Ketahanan dan Kemandirian Pangan
Jakarta - Dalam upaya memperkuat ketahanan dan kemandirian pangan nasional, sejumlah legislator Republik Indonesia (RI) mengingatkan masyarakat akan pentingnya kesadaran kolektif dalam mendukung program-program pemerintah. Mereka menekankan bahwa kemandirian pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh elemen masyarakat.
Ketua Komisi Pertanian di DPR RI, Ahmad Yani, dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta pada hari Selasa (10/10), menyatakan, "Ketahanan pangan adalah fondasi dari kestabilan negara. Tanpa kestabilan pangan, berbagai sektor lain akan terganggu, termasuk kesehatan dan ekonomi. Oleh karena itu, kita semua harus berkontribusi dalam perkuatan ketahanan ini."
Ahmad Yani menambahkan bahwa masyarakat perlu meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya konsumsi pangan lokal. Dengan mengonsumsi produk lokal, masyarakat tidak hanya mendukung para petani lokal tetapi juga membantu mengurangi ketergantungan pada pangan impor yang rentan terhadap fluktuasi harga.
- Legislator menghimbau agar masyarakat:
- Memperbanyak konsumsi produk pertanian lokal.
- Menanam sayuran di pekarangan rumah untuk mengurangi ketergantungan pada pasar.
- Meningkatkan pendidikan tentang pola makan sehat dan bergizi.
Di sisi lain, Anggota DPR dari fraksi Partai Amanat Nasional, Siti Nurjanah, menekankan bahwa peran pemerintah dalam menyediakan infrastruktur dan aksesibilitas bagi petani juga sangat krusial. "Kita harus memastikan bahwa para petani mendapatkan dukungan yang cukup, baik dari segi finansial maupun pelatihan untuk meningkatkan produktivitas mereka," ujarnya.
Dalam beberapa tahun terakhir, pemerintah telah meluncurkan berbagai program untuk mendukung ketahanan pangan, mulai dari penyediaan bibit unggul, pelatihan untuk petani, hingga pemasaran produk pertanian. Namun, legislators mengakui bahwa tantangan masih ada, terutama dalam hal perubahan iklim dan bencana alam yang berdampak pada hasil pertanian.
Melihat kondisi tersebut, para legislator berharap masyarakat dapat lebih proaktif dalam mendukung program ketahanan pangan dan bersama-sama menghadapi tantangan yang ada. Kesadaran akan pentingnya ketahanan pangan diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong untuk mendorong Indonesia menuju kemandirian pangan yang lebih baik di masa depan.