PORTALSOLUSINDO
Nasional

Lereng Gunung Pasrean Dipapas Alat Berat tak Berizin, Warga Bandung Barat Protes Takut Longsor

Oleh: Andi PratamaSabtu, 04 Juli 2026 pukul 07.19
Lereng Gunung Pasrean Dipapas Alat Berat tak Berizin, Warga Bandung Barat Protes Takut Longsor
[Iklan AdSense 728x90]

Lereng Gunung Pasrean Dipapas Alat Berat tak Berizin, Warga Bandung Barat Protes Takut Longsor

Bandung Barat, Indonesia - Sejumlah warga yang tinggal di sekitar lereng Gunung Pasrean di Kabupaten Bandung Barat mengungkapkan keprihatinan mereka terkait dengan aktivitas pengerukan yang dilakukan menggunakan alat berat tanpa izin. Protes dari warga ini mencuat akibat khawatir akan terjadinya longsor yang dapat mengancam keselamatan mereka dan merusak ekosistem sekitar.

Aktivitas tersebut dilaporkan berlangsung sejak beberapa minggu terakhir, dengan alat berat yang terlihat kutur di kawasan yang dikenal sebagai area rawan longsor. Warga mengaku sudah beberapa kali melaporkan kondisi ini kepada pihak berwenang, namun hingga kini belum ada tindakan konkret yang diambil.

  • Penambangan dilakukan tanpa izin dan berpotensi besar merusak lingkungan.
  • Warga mengkhawatirkan keselamatan, terutama saat musim hujan mendatang.
  • Aktivitas ini juga mengancam keberlangsungan sumber mata air yang sangat penting bagi masyarakat sekitar.

Sejumlah warga bahkan menggelar aksi protes di depan kantor desa setempat, meminta agar pemerintah daerah segera menghentikan aktivitas ilegal tersebut. “Kami ingin pemerintah turun tangan dan menghentikan semua kegiatan yang merusak lingkungan, terutama yang dapat menyebabkan longsor,” ujar salah satu warga.

Menanggapi hal tersebut, kepala desa setempat mengatakan bahwa pemerintah akan segera melakukan evaluasi dan pemeriksaan atas laporan warga. “Kami akan segera melakukan pemantauan lokasi dan meminta informasi lebih lanjut terkait izin penggunaan alat berat tersebut,” tutur kepala desa.

Sementara itu, para aktivis lingkungan juga turut mendesak agar pemerintah menjaga kelestarian alam dan tidak membiarkan proses pengerukan dilakukan tanpa pengawasan yang ketat. Mereka mengingatkan mengenai bahaya longsor dan dampak jangka panjang bagi lingkungan akibat penambangan liar.

Para peneliti lingkungan menyatakan bahwa lereng Gunung Pasrean adalah salah satu kawasan sensitif yang seharusnya dilindungi dengan baik agar tidak terpengaruh oleh aktivitas yang merusak. Masyarakat diharapkan lebih aktif dalam melaporkan kegiatan ilegal yang dapat membahayakan lingkungan dan keselamatan.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.