PORTALSOLUSINDO
Nasional

Lokasi Kecelakaan Maut Tewaskan 12 Orang di Indramayu Ternyata Sering Makan Korban, Ini Kata Saksi

Oleh: Rizky PratamaSenin, 13 Juli 2026 pukul 15.26
Lokasi Kecelakaan Maut Tewaskan 12 Orang di Indramayu Ternyata Sering Makan Korban, Ini Kata Saksi
[Iklan AdSense 728x90]

Lokasi Kecelakaan Maut Tewaskan 12 Orang di Indramayu Ternyata Sering Makan Korban, Ini Kata Saksi

Indramayu, Jawa Barat - Kecelakaan maut yang terjadi di jalur Pantura Indramayu pada Minggu (29/10) pagi mengakibatkan 12 orang tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka. Kejadian tragis ini memicu perhatian publik, tidak hanya karena jumlah korban jiwa yang tinggi, tetapi juga fakta bahwa lokasi tersebut terbilang rawan kecelakaan.

Saksi mata, Rudi (45), seorang pedagang yang biasa berjualan di dekat lokasi kejadian, mengungkapkan bahwa ruas jalan tersebut sering kali mengakibatkan kecelakaan. "Setiap bulan pasti ada saja kecelakaan di sini. Ini benar-benar lokasi yang sering makan korban," ujarnya. Menurut Rudi, banyak pengendara yang melanggar rambu lalu lintas dan mengabaikan kecepatan.

Penyebab dan Tindakan Lanjutan

Polisi masih menyelidiki penyebab pasti kecelakaan tragis ini. Beberapa saksi menyebutkan bahwa bus yang terlibat kecelakaan diduga mengalami rem blong sebelum menabrak kendaraan lain. Kapolres Indramayu, AKBP Sandi Nugraha, mengatakan pihaknya akan meminta keterangan dari sejumlah saksi dan memeriksa rekaman CCTV di sekitar lokasi.

  • Masyarakat meminta penambahan rambu-rambu lalu lintas.
  • Penggunaan speed bump atau penghalang kecepatan di titik-titik rawan.
  • Peningkatan patroli kepolisian di daerah tersebut.

Rudi dan beberapa pedagang lainnya mendorong pemerintah untuk lebih memperhatikan keselamatan di jalan raya. Mereka berharap dengan adanya tindakan preventif, kecelakaan serupa tidak akan terulang di masa depan.

Sementara itu, layanan kesehatan setempat mencatat bahwa beberapa orang yang terluka dalam insiden ini berada dalam kondisi kritis dan masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. Keluarga korban pun telah mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah untuk meringankan beban mereka dalam menghadapi tragedi ini.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.