Nasional

Luas Lahan Terbakar di Enam Provinsi Prioritas Menurun Signifikan

Luas Lahan Terbakar di Enam Provinsi Prioritas Menurun Signifikan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan adanya penurunan luas area yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah prioritas. Berdasarkan data terbaru per 28 September 2026, luas lahan yang masih terbakar di enam provinsi prioritas tercatat berada pada angka 96,07 hektare.

Penurunan ini menunjukkan tren positif dalam penanganan bencana kebakaran lahan. Jika dibandingkan dengan data sehari sebelumnya, terjadi pengurangan luas area terbakar sebesar 62,29 hektare. Sebelumnya, luas lahan yang terdampak kebakaran mencapai 158,36 hektare.

Upaya pengendalian karhutla terus dilakukan secara intensif untuk menekan titik api agar tidak semakin meluas. Penurunan angka ini menjadi indikator efektivitas koordinasi di lapangan antara pemerintah pusat dan daerah dalam memitigasi dampak kerusakan lingkungan serta polusi asap yang kerap menyertai bencana kebakaran hutan.

Karhutla merupakan tantangan tahunan yang serius bagi Indonesia, terutama saat memasuki musim kemarau panjang. Fenomena ini sering kali dipicu oleh kombinasi cuaca ekstrem, kondisi lahan gambut yang kering, serta aktivitas manusia. Dampaknya tidak hanya merusak ekosistem hutan dan mengancam biodiversitas, tetapi juga menyebabkan gangguan kesehatan masyarakat akibat kabut asap lintas batas yang dapat melumpuhkan aktivitas ekonomi dan transportasi udara.

#Karhutla#BNPB#Kebakaran Hutan#Lingkungan Hidup#Bencana Alam

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →