PORTALSOLUSINDO
Internasional

Lukashenko Singgung Keakraban Historis RI-Belarusia Sejak Era Uni Soviet

Oleh: Reza RahadianJumat, 03 Juli 2026 pukul 08.10
Lukashenko Singgung Keakraban Historis RI-Belarusia Sejak Era Uni Soviet
[Iklan AdSense 728x90]

Lukashenko Singgung Keakraban Historis RI-Belarusia Sejak Era Uni Soviet

Presiden Belarus, Alexander Lukashenko, baru-baru ini menyampaikan pentingnya hubungan antara Republik Indonesia dan Belarus yang telah terjalin sejak era Uni Soviet. Dalam sebuah pertemuan dengan delegasi Indonesia, Lukashenko menekankan bahwa keakraban ini bukan hanya sekedar hubungan diplomatik, tetapi merupakan bukti dari kerjasama yang saling menguntungkan bagi kedua negara.

Dalam konteks sejarah, Lukashenko mencatat bahwa baik Indonesia maupun Belarus memiliki perjalanan panjang yang penuh tantangan dalam mempertahankan kedaulatan dan identitas masing-masing. Hal ini menjadi landasan untuk terus memperkuat kerjasama dalam berbagai bidang seperti ekonomi, pendidikan, dan teknologi.

Kerjasama Ekonomi dan Budaya

Selain menyoroti hubungan sejarah, Lukashenko juga menekankan pentingnya peningkatan volume perdagangan antara kedua negara. Ia berharap investasi Indonesia di Belarus dapat ditingkatkan, mengingat banyaknya potensi yang dapat dikembangkan di sektor pertanian, industri, dan teknologi informasi.

"Kami ingin lebih banyak investor Indonesia yang datang ke Belarus dan mengeksplorasi peluang bisnis. Banyak sektor yang belum tergarap dan kami mengundang Indonesia untuk berpartisipasi," ungkap Lukashenko.

  • Kerjasama dalam bidang teknologi informasi
  • Pengembangan sektor pertanian
  • Pendidikan dan pelatihan bersama

Pentingnya Hubungan Bilateral

Pada kesempatan yang sama, perwakilan Indonesia mengakui bahwa hubungan kedua negara memiliki potensi besar untuk berkembang. Keakraban yang telah terbangun selama bertahun-tahun adalah fondasi yang kuat untuk menjalin kerjasama yang lebih erat di masa depan.

Delegasi Indonesia juga mengapresiasi komitmen Belarus dalam menghormati prinsip-prinsip kedaulatan dan integritas teritorial, yang selaras dengan kebijakan luar negeri Indonesia.

Dengan semangat untuk memperkuat kerjasama yang telah ada, kedua negara sepakat untuk melakukan pertemuan lebih lanjut dan merancang langkah-langkah konkret dalam rangka meningkatkan hubungan bilateral yang lebih produktif.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.