Kondisi lalu lintas di kawasan Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, mengalami gangguan berat yang menyebabkan antrean kendaraan memanjang hingga 10 kilometer. Kemacetan parah ini dilaporkan masih berlangsung hingga Selasa pagi dan belum menunjukkan tanda-tanda akan segera terurai.
Kepadatan kendaraan yang luar biasa ini dipicu oleh adanya aktivitas bongkar muat kapal di area pelabuhan. Proses operasional tersebut berdampak langsung pada terhambatnya arus kendaraan yang hendak melintasi pelabuhan, sehingga menciptakan penumpukan volume kendaraan yang signifikan di sepanjang jalur akses utama.
Situasi yang tidak kondusif ini kemudian memicu reaksi dari sejumlah warga dan pengguna jalan. Akibat rasa frustrasi terhadap kemacetan yang berkepanjangan, sejumlah warga dilaporkan melakukan aksi demonstrasi di sekitar area pelabuhan sebagai bentuk protes atas terhambatnya mobilitas mereka.
Hingga saat ini, para pengguna jalan diimbau untuk tetap bersabar dan mencari jalur alternatif jika memungkinkan, sementara pihak terkait diharapkan dapat segera melakukan langkah percepatan dalam proses bongkar muat guna mengurai kepadatan lalu lintas yang telah terjadi sejak lama tersebut.
Pelabuhan Ketapang merupakan salah satu pintu gerbang transportasi laut utama di Jawa Timur yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Bali. Sebagai titik transit vital, pelabuhan ini seringkali mengalami lonjakan volume kendaraan, terutama pada musim liburan atau saat terjadi kendala teknis dalam operasional kapal feri, yang berdampak langsung pada kelancaran distribusi logistik dan pergerakan wisatawan antar pulau.






