Proses pencarian terhadap para korban kecelakaan laut yang melibatkan KM Virgo Transport 8 masih terus berlangsung hingga Sabtu, 28 September. Hingga saat ini, tim gabungan dilaporkan masih mencari 69 orang korban yang dinyatakan hilang dalam peristiwa tragis tersebut.
Upaya pencarian dilakukan dengan mengerahkan berbagai personel dan peralatan untuk menyisir area kejadian. Fokus utama petugas saat ini adalah menemukan para korban yang masih hilang guna memberikan kepastian kepada keluarga yang ditinggalkan. Koordinasi antarinstansi terus diperkuat agar proses evakuasi dan pencarian dapat berjalan lebih efektif di tengah tantangan medan laut.
Seiring dengan berkembangnya kasus ini, pihak Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengambil langkah strategis dengan melimpahkan penanganan perkara tersebut ke Markas Besar Polri (Mabes Polri). Pengalihan wewenang penyelidikan ini dilakukan untuk memastikan proses investigasi berjalan lebih mendalam dan menyeluruh.
Keterlibatan Mabes Polri diharapkan dapat mengungkap penyebab pasti kecelakaan serta mengidentifikasi adanya potensi kelalaian dalam operasional kapal tersebut. Tim penyidik dari Mabes Polri akan mengumpulkan bukti-bukti teknis dan memeriksa saksi-saksi terkait untuk melengkapi berkas perkara dan memberikan keadilan bagi para korban.
Kecelakaan laut di wilayah perairan Indonesia sering kali menjadi perhatian serius mengingat letak geografis Indonesia sebagai negara kepulauan dengan mobilitas transportasi laut yang sangat tinggi. Standar keselamatan pelayaran, kelaikan kapal, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan menjadi isu krusial yang terus didorong oleh pemerintah melalui Kementerian Perhubungan guna meminimalisir risiko kecelakaan serupa di masa depan.






