Mahasiswa Manajemen Untag Surabaya Adakan Pelatihan Mie Ikan Bandeng di Desa Gumeng
Surabaya, 23 Oktober 2023 - Sebuah inisiatif menarik dilakukan oleh mahasiswa Jurusan Manajemen Universitas 17 Agustus 1945 (Untag) Surabaya. Pada hari Sabtu (21/10), mereka menyelenggarakan pelatihan membuat Mie Ikan Bandeng di Desa Gumeng, Kecamatan Rungkut, Surabaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat setempat dan meningkatkan keterampilan kewirausahaan.
Pelatihan ini diikuti oleh 30 peserta yang terdiri dari kaum ibu rumah tangga dan pemuda desa. Kegiatan ini tidak hanya mengajarkan cara membuat mie ikan bandeng, tetapi juga memberikan wawasan tentang pemanfaatan sumber daya lokal, khususnya ikan bandeng yang melimpah di daerah tersebut.
Pembicara dan Metode Pelatihan
Pelatihan dipandu oleh dosen dan mahasiswa jurusan Manajemen, yang memiliki latar belakang di bidang kuliner dan kewirausahaan. Dalam sesi pelatihan, mereka menjelaskan dengan detail proses pembuatan mie, mulai dari pemilihan ikan, teknik memasak, hingga pengemasan produk.
- Konsep Dasar Mie Ikan: Mengenalkan berbagai jenis mie dan pentingnya pemilihan bahan yang baik.
- Teknik Pembuatan: Demonstrasi langsung cara memasak mie ikan bandeng.
- Pengemasan dan Pemasaran: Tips untuk memasarkan produk secara efektif.
Tujuan dan Harapan Kegiatan
Ketua pelaksana, Dimas Aditya, menyatakan bahwa kegiatan ini diharapkan mampu memberikan peluang bagi masyarakat untuk menciptakan usaha baru. "Dengan pelatihan ini, kami berharap masyarakat Desa Gumeng dapat memanfaatkan sumber daya alam yang ada untuk meningkatkan perekonomian mereka," ujarnya.
Salah satu peserta, Wati, mengungkapkan antusiasmenya, "Saya sangat senang dan berterima kasih atas pelatihan ini. Saya tidak hanya belajar cara membuat mie ikan bandeng, tetapi juga mendapatkan inspirasi untuk berwirausaha bersama teman-teman yang lain."
Respon Masyarakat dan Rencana Ke Depan
Respon positif datang dari kepala desa setempat, yang menyambut baik inisiatif ini dan berharap pelatihan serupa dapat dilanjutkan ke depannya. "Kami sangat mendukung program-program seperti ini yang bisa membantu warga kami untuk berinovasi dan mandiri secara ekonomi," kata Kepala Desa Gumeng, Rudi Hartono.
Kegiatan pelatihan ini merupakan salah satu dari serangkaian program pengabdian masyarakat yang dilakukan oleh Untag Surabaya, sebagai bentuk tanggung jawab sosial perguruan tinggi kepada masyarakat. Rencananya, pelatihan akan dilanjutkan dengan pengawasan dalam proses pemasaran produk oleh mahasiswa.