Masjid Panggilan Sujud Direvitalisasi, Wakapolri: Bangun Karakter, Bangun Peradaban
Jakarta – Masjid Panggilan Sujud, yang terletak di pusat kota Jakarta, mendapatkan proyek revitalisasi besar-besaran untuk meningkatkan fungsi dan fasilitasnya. Proyek ini dilakukan sebagai bentuk upaya pemerintah dan aparat keamanan untuk membangun karakter generasi muda serta memperkuat peradaban di dalam masyarakat.
Pada hari Selasa (1/11), Wakil Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Wakapolri), Komjen Pol Agus Andrianto, hadir dalam acara peletakan batu pertama revitalisasi masjid. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya masjid sebagai pusat kegiatan sosial dan spiritual, terutama bagi kalangan generasi muda.
- Mewakili kepolisian: Komjen Agus menyatakan bahwa masjid harus menjadi tempat yang nyaman dan aman bagi semua orang.
- Revitalisasi fasilitas: Masjid akan dilengkapi dengan ruang belajar, perpustakaan, dan tempat diskusi untuk mendukung kegiatan positif.
- Dukungan penuh: Proyek ini melibatkan kerjasama dari berbagai pihak, termasuk kementerian terkait dan masyarakat setempat.
“Revitalisasi Masjid Panggilan Sujud bukan hanya pemugaran fisik, tetapi juga bagaimana kita bisa membangun karakter dan menciptakan peradaban yang lebih baik,” ujarnya. Dengan adanya ruang-ruang baru yang akan dibangun, diharapkan dapat menciptakan atmosfer yang kondusif untuk berdiskusi tentang berbagai isu yang bermanfaat bagi masyarakat.
Dalam acara tersebut, Wakapolri juga mengingatkan pentingnya peran masjid dalam mengatasi berbagai tantangan sosial, termasuk radikalisasi dan dekadensi moral. “Melalui masjid, kita dapat membangun nilai-nilai kebajikan dan mempromosikan dialog yang konstruktif,” tambahnya.
Revitalisasi ini juga diharapkan dapat menjadikan Masjid Panggilan Sujud sebagai pusat keilmuan dan pilar masyarakat yang proaktif dan solutif bagi berbagai persoalan yang ada saat ini. Selain itu, diharapkan kontribusi positif bagi masyarakat sekitar dapat terwujud melalui berbagai program yang direncanakan setelah revitalisasi selesai.
Akhir kata, proyek ini mencerminkan komitmen pemerintah dan aparat penegak hukum dalam mendukung peran masjid sebagai tempat membentuk karakter generasi muda, sehingga diharapkan dapat menciptakan peradaban yang lebih baik bagi bangsa Indonesia ke depannya.