Mendukbangga Minta Kader TPK Pastikan Bantuan Gizi Tepat Sasaran
Pemerintah Kabupaten Mendukbangga menggelar rapat koordinasi dengan para kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TPK) untuk membahas pentingnya keakuratan bantuan gizi bagi masyarakat. Rapat yang berlangsung di aula kantor desa setempat ini bertujuan untuk memastikan bahwa bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan efektif dalam mengatasi masalah gizi di wilayah tersebut.
Kegiatan ini dihadiri oleh kepala dinas kesehatan, perwakilan dari Dinas Sosial, dan sejumlah kader TPK dari berbagai desa. Kepala Dinas Kesehatan, Dr. Siti Aisyah, dalam sambutannya mengungkapkan pentingnya kontribusi aktif dari setiap kader dalam mengawasi dan menyalurkan bantuan gizi.
“Dalam upaya meningkatkan kesehatan masyarakat, kita perlu memastikan bahwa bantuan yang diberikan tidak hanya mencukupi secara jumlah tetapi juga sesuai dengan kebutuhan gizi masyarakat. Oleh karena itu, peran kader sangatlah penting,” ujarnya.
Pentingnya Data yang Akurat
Dr. Aisyah juga menekankan perlunya pengumpulan data yang akurat mengenai kondisi gizi masyarakat. Hal ini penting agar bantuan yang diberikan dapat sesuai dengan kebutuhan spesifik di setiap daerah. “Data ini akan membantu kita mendeteksi daerah-daerah yang mengalami masalah gizi dan mengarahkan bantuan dengan lebih efektif,” tambahnya.
- Pengumpulan data tentang kondisi kesehatan masyarakat.
- Penyuluhan berkala tentang pentingnya gizi seimbang.
- Kerjasama dengan pihak-pihak terkait untuk meningkatkan efektivitas program.
Dalam laporannya, Koordinator TPK Mendukbangga, Budi Santoso, mengungkapkan komitmen para kader untuk mendukung program pemerintah ini. “Kami siap untuk bekerja sama dan saling berkoordinasi agar semua bantuan sampai kepada mereka yang berhak,” ujar Budi.
Dampak Positif bagi Masyarakat
Diharapkan, dengan keterlibatan semua pihak, program bantuan gizi ini dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan asupan gizi yang baik untuk tumbuh kembang mereka. “Kami percaya bahwa dengan upaya yang maksimal, masalah gizi buruk dapat dikurangi di daerah kita,” tutupnya.
Rapat ini merupakan langkah awal dalam koordinasi antar kader TPK dan dinas terkait untuk memastikan bahwa setiap bantuan yang diberikan dapat tepat sasaran dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.