Pesantren Tebuireng yang berlokasi di Jombang, Jawa Timur, menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan dan solidaritas terhadap rakyat Palestina. Langkah ini dipandang bukan sekadar bentuk kepedulian kemanusiaan saat ini, melainkan sebuah upaya untuk meneruskan warisan perjuangan yang telah diletakkan oleh pendiri Nahdlatul Ulama (NU), KH Hasyim Asy'ari.
Keterikatan emosional dan spiritual antara Tebuireng dengan perjuangan Palestina dinilai telah terjalin sejak lama. Bagi pihak pesantren, menyuarakan keadilan bagi Palestina adalah bagian dari tanggung jawab moral dan keagamaan yang harus dijaga lintas generasi. Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai bentuk aksi, mulai dari doa bersama, edukasi kepada para santri, hingga penggalangan bantuan kemanusiaan.
Upaya konsisten yang dilakukan oleh Pesantren Tebuireng ini diharapkan dapat menumbuhkan kesadaran kolektif di kalangan santri dan masyarakat luas mengenai pentingnya menjaga perdamaian dunia dan menghentikan penindasan. Solidaritas yang dibangun tidak hanya berfokus pada bantuan materi, tetapi juga pada penguatan narasi kebenaran mengenai hak-hak rakyat Palestina di mata internasional.
Dengan mengacu pada keteladanan KH Hasyim Asy'ari, Tebuireng memposisikan diri sebagai lembaga pendidikan yang tidak hanya mencetak intelektual agama, tetapi juga individu yang memiliki kepekaan sosial tinggi terhadap isu-isu global, khususnya terkait kemerdekaan dan kedaulatan bangsa lain yang tertindas.






