PORTALSOLUSINDO
Nasional

Menko Pangan Targetkan Masalah Sampah 24 Kota Besar Tuntas pada 2028

Oleh: Siti AminahSenin, 13 Juli 2026 pukul 04.25
Menko Pangan Targetkan Masalah Sampah 24 Kota Besar Tuntas pada 2028
[Iklan AdSense 728x90]

Menko Pangan Targetkan Masalah Sampah 24 Kota Besar Tuntas pada 2028

Jakarta, 5 April 2023 – Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menegaskan bahwa pemerintah menargetkan penyelesaian masalah sampah di 24 kota besar di Indonesia tuntas pada tahun 2028. Ini adalah bagian dari program nasional yang bertujuan untuk menciptakan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan.

“Kota-kota besar sangat rentan terhadap masalah sampah. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini dalam waktu lima tahun ke depan,” ujar Muhadjir dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Selasa (4/4).

Menko PMK menghimbau kepada pemerintah daerah untuk berkolaborasi dalam pelaksanaan program-program pengelolaan sampah, guna mewujudkan target pengurangan volume sampah serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pengelolaan limbah.

Strategi Pengelolaan Sampah

Pemerintah akan menerapkan berbagai strategi untuk mencapai target tersebut. Beberapa di antaranya adalah:

  • Peningkatan fasilitas pengolahan sampah di masing-masing kota.
  • Eduaksi masyarakat tentang pengelolaan sampah yang baik.
  • Kerjasama dengan sektor swasta untuk mendukung pengelolaan sampah lebih efektif.
  • Pembangunan infrastruktur yang mendukung sistem pengumpulan dan pengolahan sampah secara berkelanjutan.

“Kami juga akan melibatkan masyarakat dalam proses ini, dengan harapan mereka dapat berperan aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan,” jelas Muhadjir.

Keberhasilan Program

Menko PMK juga menargetkan bahwa keberhasilan program ini tidak hanya akan terlihat dari berkurangnya volume sampah, tetapi juga dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat. Dengan lingkungan yang bersih, diharapkan akan terjadi peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

“Kami optimis bisa mencapainya. Jika semua elemen masyarakat bekerja sama, bukan tidak mungkin Indonesia bisa menjadi contoh dalam hal pengelolaan sampah di Asia Tenggara,” tutupnya.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.