Menpora Gandeng KONI, Kejaksaan, dan BPKP Kawal PON 2028 agar Efisien dan Berorientasi Prestasi
Jakarta, 5 Oktober 2023 – Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali menegaskan komitmennya untuk memastikan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 berjalan dengan efisien dan berorientasi pada prestasi. Dalam upaya tersebut, Menpora menggandeng tiga lembaga, yaitu Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI), Kejaksaan Agung, dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP).
PON 2028 rencananya akan diadakan di Aceh dan Sumatera Utara, dan merupakan ajang penting untuk meningkatkan prestasi olahraga di Tanah Air. Menpora menyatakan bahwa kolaborasi antar lembaga ini sangat penting untuk mengawasi serta memastikan tidak terjadi penyimpangan dalam penggunaan anggaran.
Pentingnya Pengawasan Cermat
Zainudin Amali menjelaskan, kehadiran Kejaksaan dan BPKP dalam pengawasan PON 2028 akan memperkuat transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran. Ia mengatakan, "Dengan melibatkan dua lembaga ini, kita bisa memastikan bahwa anggaran yang dialokasikan untuk PON benar-benar digunakan untuk kegiatan yang bermanfaat dan mendukung atlet kita."
Sementara itu, Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, mengungkapkan bahwa pihaknya siap berkolaborasi dengan Menpora dan lembaga lainnya. "Kami ingin memastikan bahwa PON 2028 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk memajukan prestasi olahraga di Indonesia", ujar Marciano.
Persiapan Menuju PON 2028
Untuk mempersiapkan PON 2028, Menpora menjelaskan bahwa pihaknya sedang menjalankan berbagai program pembinaan atlet yang terintegrasi. Program ini dirancang untuk meningkatkan kemampuan atlet dan mempersiapkan mereka dalam bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
- Pembinaan yang berkelanjutan untuk atlet muda
- Pemanfaatan teknologi dalam pelatihan
- Kegiatan promosi untuk menarik minat masyarakat terhadap olahraga
"Kami juga akan berkomitmen untuk meningkatkan fasilitas olahraga yang ada agar lebih layak dan sesuai dengan standar yang ditetapkan", tambah Zainudin Amali.
Mengharapkan Dukungan Seluruh Pihak
Menjelang PON 2028, Menpora berharap dukungan dari berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah, masyarakat, dan sektor swasta. "Dukungan semuanya sangat berharga untuk kesuksesan pelaksanaan PON 2028. Dengan gotong royong, kita bisa menciptakan PON yang efisien dan berorientasi prestasi," tutup Zainudin.