Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, kini menjadi salah satu kandidat kuat dalam pemilihan Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) untuk masa jabatan periode 2027-2032. Nama Budi muncul sebagai salah satu figur yang diperhitungkan dalam perebutan posisi kepemimpinan tertinggi di lembaga kesehatan dunia tersebut.
Budi Gunadi Sadikin memberikan konfirmasi mengenai status pencalonannya tersebut. Ia mengungkapkan bahwa dirinya masuk ke dalam daftar enam kandidat yang akan memperebutkan posisi Dirjen WHO. Terkait hal ini, Budi menyebutkan bahwa langkah pencalonannya merupakan bentuk penugasan dari Presiden Republik Indonesia.
Menanggapi dukungan yang mengalir, Menkes Budi meminta doa dan dukungan dari masyarakat agar proses pencalonan ini berjalan lancar. Ia menegaskan komitmennya untuk menjalankan amanah tersebut demi membawa kontribusi positif bagi kesehatan global, sekaligus membawa nama Indonesia di kancah internasional.
Pemilihan Dirjen WHO merupakan proses strategis yang melibatkan dukungan dari berbagai negara anggota. Kehadiran perwakilan Indonesia dalam bursa calon pemimpin WHO menunjukkan pengakuan dunia internasional terhadap peran aktif dan kontribusi Indonesia dalam manajemen kesehatan publik, terutama setelah berbagai tantangan kesehatan global yang dihadapi dalam beberapa tahun terakhir.
WHO sendiri merupakan badan khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengoordinasikan kesehatan masyarakat internasional. Organisasi ini memiliki peran krusial dalam menetapkan standar kesehatan, memantau tren penyakit, serta memimpin respons terhadap pandemi dan keadaan darurat kesehatan global guna memastikan akses layanan kesehatan yang adil bagi seluruh penduduk dunia.






