PORTALSOLUSINDO
Nasional

Menteri Lingkungan Ajak Semua Pihak 'Tobat Ekologis' Lewat Rehabilitasi Mangrove

Oleh: Andi PratamaRabu, 08 Juli 2026 pukul 05.20
Menteri Lingkungan Ajak Semua Pihak 'Tobat Ekologis' Lewat Rehabilitasi Mangrove
[Iklan AdSense 728x90]

Menteri Lingkungan Ajak Semua Pihak 'Tobat Ekologis' Lewat Rehabilitasi Mangrove

Jakarta, 15 Oktober 2023 - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Siti Nurbaya, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk melakukan 'tobat ekologis' guna menjaga kelestarian lingkungan. Dalam acara peringatan Hari Mangrove Sedunia di Jakarta, Menteri Siti menekankan pentingnya rehabilitasi mangrove sebagai langkah strategis dalam mengatasi dampak perubahan iklim dan kerusakan ekosistem pantai.

Dalam sambutannya, Siti Nurbaya mengatakan bahwa mangrove memiliki peran penting dalam menahan abrasi, melindungi ekosistem laut, dan menyerap karbon. “Kita harus menyadari bahwa mangrove adalah garda terdepan dalam menghadapi perubahan iklim. Oleh karena itu, kita semua harus berkomitmen untuk melakukan rehabilitasi dan perlindungan hutan mangrove,” ujarnya.

  • Mangrove dapat menyimpan karbon sebanyak 4-5 kali lebih banyak dibandingkan hutan darat.
  • Rehabilitasi mangrove dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat lokal melalui pariwisata dan perikanan berkelanjutan.
  • Pemerintah menargetkan penanaman 500 ribu hektar mangrove selama lima tahun ke depan.

Acara yang dihadiri oleh berbagai stakeholder dari kalangan pemerintah, NGO, hingga masyarakat desa pesisir ini mencerminkan komitmen bersama untuk melakukan aksi nyata dalam rehabilitasi ekosistem. Menteri Siti menegaskan bahwa tindakan 'tobat ekologis' bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi juga masyarakat dan sektor swasta.

“Saya harap semua pihak dapat berkolaborasi, berbagi ilmu, dan berkomitmen untuk menjadikan rehabilitasi mangrove sebagai bagian dari budaya kita. Mari kita jaga dan lestarikan lingkungan demi generasi mendatang,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, juga diluncurkan program edukasi lingkungan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai fungsi mangrove dan pentingnya menjaga ekosistem pantai.

Melalui upaya kolaboratif dan konsisten, Menteri Siti berharap bahwa Indonesia dapat kembali mengembalikan fungsi mangrove yang hilang akibat kerusakan dan konversi lahan selama bertahun-tahun. Komitmen ini diyakini dapat membuat dampak positif tidak hanya bagi lingkungan, tetapi juga bagi kehidupan masyarakat pesisir.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.