Peringatan Hari Kesaktian Pancasila yang jatuh setiap tanggal 1 Oktober menjadi pengingat penting bagi seluruh elemen bangsa mengenai urgensi menjaga persatuan dan kesatuan di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.
Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Iwan Koswara, menekankan bahwa peringatan tahunan ini tidak boleh sekadar menjadi seremoni formalitas belaka. Menurutnya, esensi utama dari peringatan tersebut adalah bagaimana setiap warga negara mampu menginternalisasi dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.
Iwan menjelaskan bahwa Pancasila bukan hanya sekadar teks dasar negara, melainkan pedoman hidup yang mampu menjadi perekat sosial. Di tengah dinamika masyarakat yang kian kompleks, penerapan nilai-nilai luhur tersebut dianggap sebagai kunci utama untuk mencegah perpecahan dan memperkuat solidaritas antar sesama.
Lebih lanjut, politisi asal Jawa Barat ini berharap agar semangat gotong royong dan toleransi yang menjadi ciri khas bangsa Indonesia tetap terjaga. Dengan menjadikan Pancasila sebagai landasan dalam bersikap dan bertindak, diharapkan stabilitas sosial dapat tercipta, sehingga pembangunan daerah maupun nasional dapat berjalan dengan lebih efektif dan harmonis.
Sebagai informasi, Hari Kesaktian Pancasila diperingati setiap tahun untuk mengenang peristiwa sejarah terkait upaya mempertahankan ideologi negara dari ancaman pemberontakan. Peringatan ini menjadi simbol keteguhan bangsa Indonesia dalam menjaga kedaulatan negara serta memperkuat komitmen terhadap ideologi Pancasila sebagai satu-satunya asas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.






