Pasokan Air Terganggu, Ribuan KK di Bekasi Terima Bantuan Air Bersih
BEKASI - Ribuan kepala keluarga (KK) di wilayah Bekasi tengah menghadapi kesulitan akibat terganggunya pasokan air bersih akibat masalah jaringan distribusi. Dalam situasi ini, Pemerintah Kota Bekasi turun tangan dengan menyalurkan bantuan air bersih kepada warga yang terdampak.
Menurut data yang diperoleh, kurang lebih 3.000 keluarga di beberapa kelurahan di Bekasi mengalami kesulitan akses air bersih selama lebih dari satu minggu. Gangguan ini disebabkan oleh kerusakan pada pipa distribusi utama yang terjadi akibat pekerjaan konstruksi yang berlangsung di daerah tersebut.
- Jumlah KK terdampak: 3.000
- Lokasi terdampak: Beberapa kelurahan di Bekasi Tengah
- Durasi gangguan: Lebih dari satu minggu
Untuk mengatasi masalah ini, Dinas Sumber Daya Air Kota Bekasi segera melakukan tindakan cepat dengan mengirimkan truk-truk tangki air bersih ke area yang memerlukan. Bantuan air bersih ini diharapkan dapat meringankan beban warga yang terpaksa harus menumpuk air hujan untuk kebutuhan sehari-hari.
“Kami memahami kesulitan yang dihadapi warga saat ini. Bantuan air bersih ini adalah bentuk respon cepat dari pemerintah untuk memastikan kebutuhan dasar warga terpenuhi,” ujar Kepala Dinas Sumber Daya Air Kota Bekasi, Zainudin.
Warga setempat menyambut baik inisiatif ini, meskipun mereka tetap berharap agar perbaikan jaringan distribusi dapat segera diselesaikan.
“Kami sangat berterima kasih atas bantuan ini. Namun, kami berharap perbaikan pipa dapat segera dilakukan agar kami tidak terus-menerus menghadapi masalah ini,” kata Rina, salah satu warga yang terpaksa membeli air bersih dari pedagang dengan harga yang lebih tinggi.
Pemerintah Kota Bekasi berkomitmen untuk menyelesaikan masalah ini dalam waktu dekat dan memastikan agar pasokan air bersih kembali normal secepatnya.