Nasional

PDIP Kritik Manuver Jokowi Terkait KTA PSI, Singgung Soal Ijazah UGM

PDIP Kritik Manuver Jokowi Terkait KTA PSI, Singgung Soal Ijazah UGM

Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) memberikan respons tajam terhadap tindakan Presiden Joko Widodo yang baru-baru ini menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Kritik keras ini disampaikan langsung oleh juru bicara PDIP, Guntur Romli, yang menilai langkah tersebut sebagai sebuah manuver politik yang tidak perlu.

Guntur Romli dalam pernyataannya melontarkan sindiran pedas terhadap Jokowi. Alih-alih memamerkan keanggotaan di partai politik tertentu, Guntur menilai ada hal lain yang jauh lebih penting untuk ditunjukkan kepada publik. Ia secara spesifik menyebutkan bahwa seharusnya Jokowi lebih fokus membuktikan hal-hal administratif yang selama ini menjadi sorotan, salah satunya adalah ijazah S1 dari Universitas Gadjah Mada (UGM).

Tidak hanya tertuju kepada sang ayah, kritik Guntur Romli juga menyasar Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Guntur memberikan sentilan kepada Gibran yang dinilai turut terimbas oleh polemik manuver politik yang dilakukan oleh Jokowi tersebut. Kritik ini mempertegas adanya ketegangan komunikasi dan perbedaan pandangan antara PDIP dengan Jokowi serta Gibran dalam dinamika politik terkini.

Kritik dari pihak PDIP ini muncul di tengah situasi politik yang dinamis, di mana hubungan antara Jokowi dengan partai pengusungnya terdahulu, PDIP, memang tengah menjadi perhatian publik. Tindakan memamerkan KTA PSI dianggap sebagai sinyal politik yang memicu reaksi keras dari internal partai berlambang banteng tersebut.

#PDIP#Jokowi#Gibran Rakabuming#PSI#Politik Indonesia

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →
PDIP Kritik Manuver Jokowi Terkait KTA PSI, Singgung Soal Ijazah UGM | Portal Solusindo