PORTALSOLUSINDO
Ekonomi

Pemerintah akan Tambah Marketplace Pemungut PPh 22, Berlaku Bertahap

Oleh: Siti AminahKamis, 02 Juli 2026 pukul 21.03
Pemerintah akan Tambah Marketplace Pemungut PPh 22, Berlaku Bertahap
[Iklan AdSense 728x90]

Pemerintah Tambah Marketplace Pemungut PPh 22, Berlaku Bertahap

Jakarta - Pemerintah Indonesia mengumumkan rencana untuk menambah jumlah marketplace yang akan bertindak sebagai pemungut Pajak Penghasilan (PPh) 22. Kebijakan ini diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan perpajakan dan memperluas basis pajak di tanah air.

Dalam maklumat dari Kementerian Keuangan, dijelaskan bahwa penerapan ini akan dilakukan secara bertahap, melibatkan beberapa platform e-commerce yang telah memenuhi kriteria tertentu. Langkah ini diambil seiring dengan perkembangan pesat industri perdagangan elektronik di Indonesia.

Tujuan Kebijakan

Adanya penambahan marketplace pemungut PPh 22 bertujuan untuk:

  • Meningkatkan efisiensi pemungutan pajak.
  • Memperluas jangkauan basis pajak melalui perdagangan elektronik.
  • Memberikan keadilan bagi para pelaku usaha yang terdaftar.

Proses Implementasi

Pemerintah berencana untuk melakukan sosialisasi kepada para pelaku usaha yang berada dalam ekosistem e-commerce. Sosialisasi ini penting agar setiap pihak memahami peran dan tanggung jawab mereka dalam perpajakan.

Implementasi pemungutan pajak ini akan dilakukan secara bertahap, dimulai dari marketplace terbesar, dan diharapkan dapat diberlakukan secara menyeluruh pada tahun mendatang.

Pentingnya Kepatuhan Perpajakan

Menanggapi kebijakan ini, Direktur Jenderal Pajak menyatakan bahwa kepatuhan pajak merupakan bagian penting dalam mendukung pembangunan nasional. Dengan adanya pemungut pajak di marketplace, diharapkan mungkin akan lebih banyak pelaku usaha yang patuh membayar pajaknya.

Reaksi dari Pelaku Usaha

Sebagian pelaku usaha menyambut positif kebijakan ini, meski ada pula yang menyampaikan kekhawatiran terkait dampak administrasi dan biaya tambahan yang mungkin timbul dengan adanya pemungutan pajak tersebut. Pemerintah berjanji akan memberikan dukungan teknis dan informasi yang diperlukan untuk memudahkan proses ini.

Dengan langkah ini, diharapkan sektor e-commerce dapat berkontribusi lebih besar terhadap penerimaan negara dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.