Pemkab Badung Jamin Transparansi Pengelolaan Pinjaman Daerah dari PT SMI
Badung, Bali - Pemerintah Kabupaten Badung memastikan bahwa pengelolaan pinjaman daerah yang diperoleh dari PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) akan dilakukan secara transparan dan akuntabel. Hal ini disampaikan dalam rapat evaluasi yang diikuti oleh sejumlah pejabat daerah dan perwakilan PT SMI di Aula Kantor Bupati Badung, pada hari Selasa (10/10/2023).
Bupati Badung, I Nyoman Giri Prasta, menegaskan pentingnya menjaga kepercayaan masyarakat melalui keterbukaan informasi terkait pinjaman. "Kami ingin semua masyarakat dapat mengawasi penggunaan dana pinjaman daerah ini, sehingga transparansi menjadi prioritas utama kami,” ungkap Giri Prasta.
Pinjaman dari PT SMI ini, lanjut Giri Prasta, akan dialokasikan untuk berbagai proyek pembangunan infrastruktur yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat Badung. Beberapa proyek yang direncanakan antara lain pembangunan jalan, jembatan, serta fasilitas publik lainnya.
Rencana Penggunaan Dana Pinjaman
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Badung, I Made Narsa, menjelaskan bahwa dana pinjaman akan digunakan untuk lima proyek prioritas.
- Pembangunan Jalan Lingkar Nusa Dua
- Revitalisasi Taman Kota Badung
- Pembangunan Jembatan Penyeberangan Umum (JPU)
- Pembangunan Saluran Air Bersih
- Peningkatan Fasilitas Tempat Sampah Terpadu
"Setiap proyek akan diawasi dengan ketat dan progresnya akan dilaporkan secara berkala kepada masyarakat," tambah Narsa.
Peningkatan Partisipasi Masyarakat
Pemkab Badung juga mengajak agar masyarakat ikut berpartisipasi aktif dalam pengawasan pengelolaan pinjaman ini. Bupati Giri Prasta mengajak masyarakat untuk memberikan masukan, kritik, dan saran terhadap proyek-proyek yang di danai oleh pinjaman daerah.
"Keterlibatan masyarakat sangat penting, bukan hanya untuk memberikan masukan tetapi juga untuk menjaga akuntabilitas dalam pelaksanaan proyek. Kami ingin semua transparan dan dapat diakses oleh siapa saja,” jelasnya.
Dengan langkah-langkah ini, Pemkab Badung berharap dapat mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, serta memperkuat nilai-nilai transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan daerah.