PORTALSOLUSINDO
Nasional

Pemkab Buol Dorong Transparansi Pengelolaan Dana Desa Lewat Kolaborasi dengan Kejaksaan

Oleh: Rizky PratamaSenin, 13 Juli 2026 pukul 03.30
Pemkab Buol Dorong Transparansi Pengelolaan Dana Desa Lewat Kolaborasi dengan Kejaksaan
[Iklan AdSense 728x90]

Pemkab Buol Dorong Transparansi Pengelolaan Dana Desa Lewat Kolaborasi dengan Kejaksaan

Pemerintah Kabupaten Buol terus berkomitmen untuk meningkatkan transparansi dalam pengelolaan Dana Desa. Langkah terbaru diambil dengan menjalin kerjasama strategis bersama Kejaksaan Negeri setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk mencegah penyalahgunaan dana dan memaksimalkan manfaatnya bagi masyarakat desa.

Dalam penandatanganan nota kesepahaman (MoU) yang dilakukan pekan lalu, Bupati Buol menekankan pentingnya kolaborasi ini untuk memastikan setiap alokasi dana desa digunakan sesuai dengan peruntukannya. "Transparansi pengelolaan Dana Desa adalah salah satu kunci untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah," ungkapnya.

Fokus utama dari kolaborasi ini meliputi pelatihan bagi perangkat desa dalam mengelola dan melaporkan penggunaan anggaran. Selain itu, Kejaksaan juga akan melakukan pengawasan dan audit untuk memastikan tidak ada penyimpangan penggunaan dana. Dengan ini, diharapkan setiap pembangunan dan program yang dilaksanakan di desa dapat berjalan efektif dan efisien.

Bupati menambahkan, pengawasan yang dilakukan oleh Kejaksaan diharapkan dapat memberikan dampak positif dan meningkatkan akuntabilitas pengelolaan Dana Desa. "Dana Desa bukan hanya sekedar anggaran, tetapi merupakan amanah dari rakyat yang harus dikelola dengan baik," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Buol menyambut baik inisiatif Pemkab dalam menjalin kerjasama. Ia menjelaskan bahwa pihaknya akan berupaya maksimal untuk mendukung transparansi dan akuntabilitas penggunaan Dana Desa. "Kami siap memberikan pendampingan dan bimbingan kepada setiap desa dalam pengelolaan anggaran," ujarnya.

Dengan langkah ini, diharapkan semua desa di Kabupaten Buol dapat merasakan manfaat dari Dana Desa secara optimal dan masyarakat dapat berpartisipasi lebih aktif dalam pengawasan penggunaan dana ini.

  • Koordinasi yang baik antara Pemkab dan Kejaksaan menjadi kunci dalam menjaga integritas penggunaan anggaran.
  • Pendidikan dan pelatihan untuk aparat desa juga harus diprioritaskan untuk meningkatkan keterampilan dalam mengelola dana.
  • Dukungan dari masyarakat dalam mengawasi penggunaan dana juga sangat penting untuk memastikan transparansi.

Dengan langkah ini, Kabupaten Buol berupaya menjadi contoh dalam pengelolaan Dana Desa yang transparan dan akuntabel, demi kesejahteraan masyarakatnya.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.