Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Pusat menyatakan komitmennya untuk terus menyelenggarakan Lomba Dayung Pasar Baru di masa mendatang. Wali Kota Administrasi Jakarta Pusat, Arifin, menegaskan bahwa ajang tahunan ini akan tetap dipertahankan sebagai bagian dari agenda kegiatan daerah.
Langkah ini diambil mengingat nilai historis dan daya tarik wisata yang dimiliki oleh kompetisi dayung tersebut. Menurut Arifin, kegiatan ini bukan sekadar perlombaan olahraga, melainkan juga menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi kawasan Pasar Baru kepada masyarakat luas, sekaligus menghidupkan kembali geliat ekonomi lokal di sekitar lokasi acara.
Keberlanjutan acara ini diharapkan dapat menarik minat wisatawan domestik maupun mancanegara untuk berkunjung ke Jakarta Pusat. Selain itu, pemerintah kota berharap lomba dayung ini bisa menjadi identitas budaya yang melekat pada kawasan Pasar Baru, sehingga mampu memberikan dampak positif bagi para pelaku usaha kecil dan menengah di wilayah tersebut.
Dengan mempertahankan tradisi lomba dayung ini, Pemkot Jakarta Pusat berupaya mengintegrasikan aspek olahraga dengan promosi pariwisata perkotaan. Hal ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem wisata yang berkelanjutan dan meningkatkan indeks kebahagiaan warga melalui kegiatan komunitas yang positif dan produktif.
Pasar Baru sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan perdagangan tertua di Jakarta yang memiliki nilai sejarah tinggi sejak era kolonial. Sebagai pusat perbelanjaan yang legendaris, kawasan ini menjadi titik temu berbagai etnis dan budaya, menjadikannya salah satu destinasi wisata sejarah dan belanja utama di jantung ibu kota yang terus beradaptasi dengan perkembangan zaman.






