Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil langkah tegas dalam meningkatkan kualitas sarana pendidikan dengan melakukan pembongkaran terhadap dua bangunan Sekolah Dasar (SD) yang kondisinya sudah rusak di kawasan Kebayoran Lama. Sebagai penggantinya, pemerintah daerah akan mendirikan gedung sekolah baru yang lebih representatif dan modern.
Proyek pembangunan fasilitas pendidikan ini direncanakan akan memiliki struktur gedung setinggi empat lantai. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang terbatas di wilayah perkotaan, sehingga kapasitas ruang kelas dan fasilitas penunjang pembelajaran dapat terpenuhi dengan lebih maksimal bagi para siswa.
Berdasarkan data yang dihimpun, anggaran yang dikucurkan untuk pembangunan gedung sekolah tersebut mencapai lebih dari Rp50 miliar. Besarnya investasi ini mencakup seluruh proses pengerjaan, mulai dari tahap pembongkaran bangunan lama hingga pembangunan fisik gedung baru yang memenuhi standar keamanan dan kenyamanan pendidikan.
Proses konstruksi gedung sekolah empat lantai ini ditargetkan dapat selesai sepenuhnya pada Agustus 2027. Dengan rampungnya proyek ini, diharapkan para siswa dan tenaga pengajar di wilayah Kebayoran Lama dapat menjalankan aktivitas belajar mengajar dalam lingkungan yang lebih aman, sehat, dan kondusif, sehingga mutu pendidikan di tingkat dasar dapat terus ditingkatkan.
Upaya renovasi dan pembangunan gedung sekolah merupakan bagian dari agenda rutin pemerintah daerah dalam memelihara aset publik. Ketersediaan infrastruktur pendidikan yang layak menjadi salah satu indikator penting dalam peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), terutama di kota besar seperti Jakarta yang menghadapi tantangan kepadatan penduduk dan degradasi bangunan tua.






