PORTALSOLUSINDO
Nasional

Ini Penjelasan Polisi soal Isu Ganjil-Genap di 28 Gerbang Tol di Jakarta

Oleh: Reza RahadianJumat, 26 Juni 2026 pukul 11.51
Ini Penjelasan Polisi soal Isu Ganjil-Genap di 28 Gerbang Tol di Jakarta
[Iklan AdSense 728x90]

Ini Penjelasan Polisi soal Isu Ganjil-Genap di 28 Gerbang Tol di Jakarta

Jakarta – Isu penerapan sistem ganjil-genap di 28 gerbang tol yang mengarah ke Jakarta akhir-akhir ini menjadi topik hangat di kalangan masyarakat. Banyak warga yang mempertanyakan keakuratan informasi ini dan dampaknya terhadap mobilitas mereka. Untuk memberikan klarifikasi, pihak kepolisian melalui Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengeluarkan pernyataan resmi.

Menurut Kombes Pol. Halim Pagarra, Kepala Subdirektorat Penegakan Hukum Polda Metro Jaya, kebijakan ganjil-genap di jalan raya Jakarta saat ini masih berlangsung dan berlaku di sejumlah ruas jalan utama. Namun, terkait isu tentang penerapannya di gerbang tol, Halim menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan resmi untuk menerapkan ganjil-genap di gerbang tol Jakarta.

Penyebab Isu Muncul

Isu ini muncul setelah beredarnya informasi di media sosial dan whatsapp grup yang mengklaim bahwa sistem ganjil-genap akan diterapkan di gerbang tol Jakarta sebagai upaya mengurangi kemacetan. Halim mengatakan bahwa informasi tersebut tidak benar dan masyarakat diimbau untuk tidak mudah terprovokasi dengan berita yang belum terverifikasi kebenarannya.

Pengaturan Lalu Lintas yang Berlaku

Saat ini, pengaturan ganjil-genap di Jakarta masih tetap berlaku di beberapa wilayah yang sudah ditetapkan. Berikut adalah beberapa titik yang masih menerapkan sistem ganjil-genap:

  • Jalan Sudirman
  • Jalan Thamrin
  • Jalan Gatot Subroto
  • Jalan Rasuna Said

Pihak kepolisian pun menjelaskan bahwa mereka selalu melakukan evaluasi terhadap kebijakan yang diterapkan setiap hari untuk memastikan efektivitasnya dalam mengurangi volume kendaraan di jalan raya.

Imbauan kepada Masyarakat

Di akhir keterangannya, Halim meminta kepada masyarakat untuk selalu mematuhi aturan dan kebijakan yang ada. Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak segan-segan melaporkan apabila menemukan informasi hoaks terkait lalu lintas. "Kami akan terus berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk memberikan informasi yang akurat dan terpercaya kepada masyarakat," tutupnya.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.