PORTALSOLUSINDO
Ekonomi

Perhapi Minta ESDM Benahi Tata Kelola RKAB agar Pasokan Batu Bara PLTU Terjaga

Oleh: Andi PratamaKamis, 02 Juli 2026 pukul 10.03
Perhapi Minta ESDM Benahi Tata Kelola RKAB agar Pasokan Batu Bara PLTU Terjaga
[Iklan AdSense 728x90]

Perhapi Minta ESDM Benahi Tata Kelola RKAB agar Pasokan Batu Bara PLTU Terjaga

Jakarta, 25 Oktober 2023 - Perhimpunan Ahli Pertambangan Indonesia (Perhapi) mendesak Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) untuk segera membenahi tata kelola Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) terkait pengelolaan batu bara. Hal ini dilakukan untuk memastikan pasokan batu bara bagi Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) tetap terjaga dan dapat memenuhi kebutuhan energi nasional.

Ketua Umum Perhapi, Rizal Moha, menyampaikan bahwa saat ini ada sejumlah kendala dalam pengelolaan RKAB yang dapat berpengaruh terhadap ketersediaan batu bara. Menurutnya, kebijakan yang belum tepat menjadi salah satu faktor yang memicu terjadinya tantangan dalam pasokan batu bara.

  • Evaluasi PKP2B: Perhapi meminta ESDM untuk melakukan evaluasi terhadap Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B) guna menarik investasi sekaligus meningkatkan produktivitas tambang yang ada.
  • Pengawasan yang lebih ketat: Pengawasan terhadap aktivitas tambang dan pengiriman batu bara perlu diperketat untuk mengurangi angka penyimpangan yang sering terjadi.
  • Mendorong inovasi teknologi: Perhapi merekomendasikan pemasangan teknologi baru yang dapat meningkatkan efisiensi dalam proses penambangan dan pengolahan batu bara.

Rizal menambahkan, bahwa stabilitas pasokan batu bara sangat penting tidak hanya untuk keberlangsungan operasional PLTU, tetapi juga untuk mendukung target pemerintah dalam penyediaan listrik bagi masyarakat.

"Kami berharap ESDM dapat memberikan perhatian serius dan segera mengambil tindakan terhadap masalah ini agar pasokan batu bara untuk PLTU tidak terganggu," katanya.

Pernyataan Perhapi ini muncul dalam konteks meningkatnya kebutuhan energi seiring dengan pertumbuhan ekonomi yang terus berlanjut. Di tengah kondisi global yang tidak menentu, menjaga ketersediaan batu bara menjadi salah satu kepentingan utama untuk memenuhi kebutuhan listrik di seluruh Indonesia.

Dengan adanya perbaikan dalam tata kelola RKAB, diharapkan produksi batu bara nasional bisa meningkat dan dapat memenuhi permintaan energi yang semakin hari semakin meningkat.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.