Bank Indonesia (BI) terus berupaya memperkokoh ekosistem ekonomi digital di tanah air dengan meluncurkan inisiatif terbaru bernama Indonesia Travel Pack. Program ini dirancang khusus untuk mempermudah transaksi pembayaran digital bagi wisatawan mancanegara yang berkunjung ke Indonesia, sehingga pengalaman berwisata menjadi lebih efisien dan modern.
Langkah strategis ini diambil guna mendorong adopsi pembayaran nontunai di sektor pariwisata. Dengan adanya Indonesia Travel Pack, para turis asing diharapkan dapat melakukan pembayaran dengan lebih praktis tanpa harus bergantung sepenuhnya pada uang tunai, yang pada gilirannya akan meningkatkan volume transaksi digital dalam negeri.
Selain fokus pada infrastruktur pembayaran, Bank Indonesia juga memberikan perhatian serius pada pengembangan sumber daya manusia. BI berkomitmen untuk menyiapkan talenta-talenta digital yang kompeten guna menopang pertumbuhan ekonomi digital Indonesia di masa depan. Hal ini dipandang krusial agar transformasi teknologi yang sedang berlangsung dapat dikelola oleh tenaga kerja lokal yang ahli dan adaptif terhadap perubahan zaman.
Sinergi antara kemudahan transaksi bagi wisatawan dan peningkatan kualitas SDM diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi digital yang lebih inklusif dan kompetitif. Upaya ini tidak hanya menyasar pada peningkatan pendapatan dari sektor pariwisata, tetapi juga mempercepat digitalisasi UMKM yang menjadi mitra utama dalam industri perjalanan di Indonesia.






