Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara resmi melantik Mayjen TNI Edi Nurhabad untuk mengemban amanah baru sebagai Deputi Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP). Prosesi pelantikan ini menandai langkah strategis pemerintah dalam memperkuat struktur organisasi yang bertanggung jawab atas pengelolaan wilayah terluar Indonesia.
Dalam kesempatan tersebut, Mendagri Tito Karnavian menyampaikan harapan besarnya terhadap peran baru yang diemban oleh Mayjen TNI Edi Nurhabad. Fokus utama yang ditekankan adalah peningkatan kualitas dan efektivitas pengelolaan infrastruktur di kawasan perbatasan negara. Menurut Tito, penguatan infrastruktur di wilayah tersebut menjadi krusial guna memastikan pelayanan publik dan konektivitas antarwilayah berjalan optimal.
Penunjukan sosok berlatar belakang militer tinggi ini dinilai sebagai langkah tepat mengingat tantangan kompleksitas keamanan dan pembangunan di daerah perbatasan. Dengan kepemimpinan yang tegas dan terukur, BNPP diharapkan mampu mengintegrasikan pembangunan fisik dengan pengawasan keamanan wilayah kedaulatan NKRI secara lebih komprehensif.
Upaya pembenahan infrastruktur perbatasan ini tidak hanya berkaitan dengan pembangunan fisik seperti jalan atau jembatan, tetapi juga mencakup fasilitas pendukung kehidupan masyarakat di garis depan negara. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama agar program pembangunan di perbatasan dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh warga setempat.






