Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik dua pejabat baru untuk mengisi posisi Wakil Menteri dalam jajaran Kabinet Merah Putih. Penambahan personel ini dilakukan guna memperkuat koordinasi dan efektivitas kinerja di dua kementerian strategis, yakni Kementerian Pertanian dan Kementerian Kelautan dan Perikanan.
Dalam prosesi pelantikan tersebut, Muhammad Saleh Mustafa resmi mengemban amanah sebagai Wakil Menteri Pertanian. Kehadiran Saleh Mustafa diproyeksikan untuk memberikan dukungan penuh serta membantu tugas Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, dalam menjalankan berbagai program kerja di sektor pangan dan pertanian nasional.
Selain itu, jabatan Wakil Menteri Kelautan dan Perikanan kini resmi dijabat oleh Irwan Meilano. Penunjukan Irwan diharapkan dapat mempercepat implementasi kebijakan di sektor kelautan dan perikanan, mengingat peran krusial sektor ini dalam mendukung ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat pesisir.
Langkah Presiden Prabowo dalam menambah jumlah Wakil Menteri ini dipandang sebagai strategi untuk memastikan setiap program prioritas pemerintah dapat terpantau dan terealisasi dengan lebih maksimal. Dengan adanya pembagian tugas antara Menteri dan Wakil Menteri, diharapkan manajemen operasional di kementerian terkait menjadi lebih ramping namun tetap responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Secara umum, pengangkatan Wakil Menteri dalam sistem pemerintahan Indonesia bertujuan untuk membantu beban kerja menteri dalam mengoordinasikan urusan internal maupun eksternal kementerian. Posisi ini sering kali diisi oleh sosok yang memiliki keahlian teknis atau pengalaman manajerial yang kuat guna menjembatani kebijakan strategis menteri dengan pelaksanaan teknis di lapangan, sehingga target pembangunan nasional dapat tercapai tepat waktu.






