Nasional

Perkuat Peran Bakom Guna Tangkal Disinformasi di Media Sosial

Perkuat Peran Bakom Guna Tangkal Disinformasi di Media Sosial

Pakar komunikasi menekankan pentingnya penguatan peran Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) dalam menghadapi dinamika informasi yang kian kompleks di ruang digital. Hal ini dinilai krusial mengingat media sosial kini telah menjadi medan pertarungan informasi yang sangat intens, di mana narasi negatif dan berita tidak akurat dapat menyebar dengan sangat cepat.

Fenomena ini sering kali dianalogikan sebagai munculnya 'surat kaleng' dalam bentuk modern. Jika dahulu surat kaleng berupa pesan anonim fisik yang bertujuan menjatuhkan reputasi, saat ini serangan serupa terjadi melalui akun-akun anonim di platform digital yang menyebarkan disinformasi secara masif. Kondisi ini menuntut pemerintah untuk tidak hanya sekadar memberikan klarifikasi, tetapi juga memiliki strategi komunikasi yang lebih proaktif dan terintegrasi.

Penguatan Bakom diharapkan mampu menjadi pusat komando komunikasi pemerintah yang lebih solid. Dengan koordinasi yang lebih baik antarlembaga, pemerintah dapat menyajikan data yang akurat dan narasi yang konsisten kepada publik. Hal ini penting agar kepercayaan masyarakat terhadap informasi resmi pemerintah tetap terjaga di tengah gempuran hoaks yang sering kali dikemas secara menarik di media sosial.

Selain itu, kemampuan adaptasi terhadap tren komunikasi digital menjadi kunci utama. Bakom didorong untuk menggunakan pendekatan yang lebih persuasif dan komunikatif agar pesan-pesan pemerintah dapat diterima oleh berbagai lapisan masyarakat, terutama generasi muda yang menjadi pengguna dominan media sosial. Dengan demikian, ruang digital dapat menjadi sarana edukasi dan penyebaran informasi positif, bukan justru menjadi tempat berkembangnya polarisasi akibat informasi yang menyesatkan.

#Bakom#Komunikasi Pemerintah#Media Sosial#Disinformasi#Humas Pemerintah

Rekomendasi Produk

Lihat Semua →
Perkuat Peran Bakom Guna Tangkal Disinformasi di Media Sosial | Portal Solusindo