PT Pertamina Patra Niaga terus memperkuat komitmennya dalam menjaga ketersediaan energi bagi masyarakat, khususnya melalui penyaluran gas LPG subsidi ukuran 3 kilogram. Dalam langkah terbaru, perusahaan memastikan distribusi energi tersebut menjangkau 958 Kawasan Desa Kondisi Masyarakat Terpencil (KDKMP) di berbagai wilayah.
Upaya ini dilakukan untuk memastikan bahwa masyarakat yang tinggal di area terpencil tetap mendapatkan akses terhadap bahan bakar gas yang terjangkau dan tersedia secara konsisten. Distribusi ke wilayah KDKMP menjadi prioritas guna meminimalisir ketimpangan akses energi antarwilayah di Indonesia.
Selain fokus pada aspek penyaluran barang, Pertamina Patra Niaga juga tengah menyiapkan strategi untuk meningkatkan kualitas layanan kepada konsumen. Salah satu langkah konkret yang akan ditempuh adalah dengan menambah jumlah outlet atau pangkalan resmi di titik-titik strategis. Penambahan outlet ini diharapkan dapat mempermudah masyarakat dalam mendapatkan LPG 3 kg tanpa harus menempuh jarak yang jauh.
Dengan peningkatan jumlah titik distribusi dan perbaikan sistem layanan, Pertamina optimis bahwa rantai pasok energi di wilayah terpencil akan menjadi lebih efisien. Hal ini juga diharapkan dapat menekan potensi terjadinya kelangkaan stok serta menjaga stabilitas harga di tingkat konsumen akhir, sehingga manfaat subsidi energi dapat dirasakan secara tepat sasaran oleh masyarakat yang membutuhkan.






