Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mulai mematangkan persiapan keamanan menjelang penyelenggaraan ajang balap motor dunia, MotoGP Mandalika 2026. Sebagai langkah preventif, Polri menggelar simulasi pengamanan dan rencana kontingensi yang dipusatkan di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Kuta, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada Senin (28/9/2026).
Kegiatan simulasi ini dirancang untuk menguji kesiapan personel dalam menghadapi berbagai skenario situasi di lapangan. Fokus utama dari latihan ini adalah memastikan alur koordinasi antarunit kepolisian berjalan efektif, terutama dalam manajemen massa dan pengaturan lalu lintas di sekitar kawasan sirkuit yang diprediksi akan dipadati oleh ribuan penonton lokal maupun mancanegara.
Selain aspek pengamanan rutin, simulasi ini juga menekankan pada respons cepat terhadap kondisi darurat atau kontingensi. Dengan melibatkan berbagai elemen kepolisian, Polri berupaya memitigasi potensi gangguan keamanan agar jalannya kompetisi internasional tersebut dapat berlangsung dengan kondusif dan aman.
Langkah proaktif ini merupakan bagian dari komitmen Polri dalam memberikan jaminan keamanan bagi para pembalap, kru tim, serta pengunjung yang hadir. Keberhasilan pengamanan event skala besar seperti MotoGP menjadi tolok ukur profesionalisme aparat keamanan dalam mengelola acara olahraga tingkat dunia di Indonesia.
Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika sendiri telah menjadi ikon baru pariwisata olahraga di Indonesia. Terletak di kawasan ekonomi khusus, sirkuit ini tidak hanya mendatangkan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat lokal di Lombok, tetapi juga memperkuat posisi Indonesia dalam peta otomotif dunia melalui penyelenggaraan berbagai ajang balap bergengsi secara rutin.






