PORTALSOLUSINDO
Nasional

Persilakan Tuntut Pemprov DKI, Ini Kata Pramono Kenapa Anak 4 Tahun Bisa Tewas Masuk Lubang Proyek

Oleh: Andi PratamaSenin, 29 Juni 2026 pukul 19.22
Persilakan Tuntut Pemprov DKI, Ini Kata Pramono Kenapa Anak 4 Tahun Bisa Tewas Masuk Lubang Proyek
[Iklan AdSense 728x90]

Persilakan Tuntut Pemprov DKI, Ini Kata Pramono Kenapa Anak 4 Tahun Bisa Tewas Masuk Lubang Proyek

Jakarta, Pemberitaan tentang tragedi yang menimpa seorang anak berusia 4 tahun yang tewas setelah jatuh ke dalam lubang proyek di Jakarta menjadi sorotan publik. Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan pernyataan yang mengundang berbagai reaksi terkait insiden memilukan ini.

Kronologi Kejadian

Insiden tersebut terjadi pada hari Sabtu (Saturday Date), di mana anak malang tersebut sedang bermain di sekitar lokasi proyek yang tidak diberi tanda peringatan. Menurut informasi yang diperoleh, orang tua korban tengah berada di dekat lokasi ketika tragedi tersebut terjadi.

Pernyataan Pramono Anung

Pramono Anung menjelaskan bahwa pihak pemerintahan DKI Jakarta sangat berkomitmen untuk meningkatkan keselamatan di area-area proyek pembangunan. Namun, ia juga mengingatkan bahwa masyarakat pun memiliki tanggung jawab untuk menjaga anak-anak mereka agar tidak bermain di area yang berbahaya.

  • Ketersediaan Tanda Peringatan: Salah satu penyebab insiden ini adalah kurangnya tanda peringatan di sekitar lokasi proyek yang dapat menginformasikan bahaya kepada masyarakat.
  • Tanggung Jawab Bersama: Pramono mengajak semua pihak, termasuk orang tua, untuk lebih waspada dan memperhatikan keselamatan anak-anak.

Peluang Tuntutan Hukum

Pramono juga menyatakan bahwa pihak berwenang mempersilakan keluarga korban untuk mengambil langkah hukum jika merasa perlu. "Kami akan bertanggung jawab atas segala bentuk tuntutan yang diajukan. Kami juga berkomitmen untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang," ujarnya.

Reaksi Publik

Tragedi ini menuai beragam reaksi dari masyarakat dan aktivis. Banyak yang menuntut peningkatan pengawasan di area-area proyek dan memasang penghalang serta tanda peringatan yang jelas untuk mencegah kejadian serupa di masa depan.

Saat ini, pihak berwenang sedang melakukan investigasi lebih lanjut terkait insiden tersebut, dan diharapkan akan ada langkah-langkah konkret yang diambil untuk meningkatkan keselamatan di lokasi proyek di seluruh DKI Jakarta.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.