Pertamina dan Boeing Jajaki Peluang Pengembangan Ekosistem SAF Indonesia
Jakarta, 10 Oktober 2023 - Pertamina melalui anak perusahaannya, PT Pertamina Internasional EP, bersama dengan Boeing, raksasa manufaktur pesawat terbang asal Amerika Serikat, sedang menjajaki peluang untuk mengembangkan ekosistem Sustainable Aviation Fuel (SAF) di Indonesia. Inisiatif ini merupakan langkah strategis untuk mendukung transisi energi yang lebih ramah lingkungan di sektor penerbangan.
Dalam pernyataan bersama, kedua perusahaan mengungkapkan bahwa pengembangan SAF sangat penting untuk mencapai target emisi nol bersih (net-zero) pada tahun 2050, serta mendukung kebijakan pemerintah Indonesia dalam mengurangi jejak karbon. SAF merupakan jenis bahan bakar pesawat yang dihasilkan dari sumber terbarukan dan dapat mengurangi emisi karbon dibandingkan dengan bahan bakar tradisional.
Kenaikan Permintaan SAF di Sektor Penerbangan
Pertamina dan Boeing juga mencatat adanya kenaikan permintaan untuk SAF di seluruh dunia. Hal ini didorong oleh semakin banyaknya maskapai penerbangan yang berkomitmen untuk menggunakan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan. Menurut laporan terbaru, penggunaan SAF dapat mengurangi emisi gas rumah kaca hingga 80% selama siklus hidupnya.
Kolaborasi dalam Riset dan Pengembangan
Dalam kerjasama ini, Pertamina dan Boeing akan fokus pada riset dan pengembangan teknologi pengolahan bahan baku untuk menghasilkan SAF secara efisien. Kedua perusahaan berencana untuk menjajaki potensi pemanfaatan limbah biomassa dan sumber daya lokal sebagai bahan baku SAF yang dapat mendukung ekonomi sirkular di Indonesia.
- Pengembangan Infrastruktur: Selain produksi SAF, pembangunan infrastruktur distribusi dan penyimpanan juga akan menjadi fokus utama untuk memastikan keberlanjutan ekosistem SAF.
- Pendidikan dan Pelatihan: Program pendidikan dan pelatihan untuk sumber daya manusia juga akan diselenggarakan untuk meningkatkan kapasitas lokal dalam industri energi terbarukan ini.
- Kolaborasi dengan Pemangku Kepentingan: Pertamina dan Boeing akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pemerintah, industri penerbangan, serta lembaga penelitian, untuk menciptakan ekosistem yang mendukung inovasi dan investasi di sektor ini.
Kesimpulan
Inisiatif pengembangan SAF oleh Pertamina dan Boeing diharapkan dapat menjadi contoh bagi industri lain di Indonesia untuk beralih ke solusi energi terbarukan. Dengan potensi besar yang dimiliki Indonesia dalam hal sumber daya alam, langkah ini dapat membantu mencapai tujuan keberlanjutan dan mengurangi emisi karbon di sektor penerbangan.
Sumber: Humas Pertamina