Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Dharma Jaya tengah mengupayakan strategi baru untuk memperkuat struktur bisnisnya. Fokus utama perusahaan saat ini adalah dengan meningkatkan penetrasi ke sektor komersial guna mengurangi ketergantungan pada kanal distribusi yang sudah ada sebelumnya.
Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengungkapkan bahwa langkah ekspansi ke ranah komersial ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan. Menurutnya, diversifikasi pasar sangat penting agar perusahaan tidak hanya mengandalkan satu sumber pendapatan atau kanal penjualan tertentu, sehingga stabilitas finansial perusahaan dapat lebih terjaga.
Upaya ini dilakukan dengan menyasar berbagai pelaku usaha, mulai dari industri kuliner, hotel, hingga restoran yang membutuhkan pasokan daging berkualitas secara konsisten. Dengan memperluas basis pelanggan di sektor komersial, Dharma Jaya berharap dapat meningkatkan volume penjualan sekaligus memperkuat posisi tawar perusahaan di pasar daging lokal.
Selain itu, penguatan sektor komersial ini juga dipandang sebagai langkah strategis dalam menjaga ketahanan pangan di wilayah Jakarta. Dengan jalur distribusi yang lebih luas dan efisien, perusahaan dapat lebih fleksibel dalam mengelola stok dan mendistribusikannya kepada masyarakat maupun pelaku usaha sesuai dengan kebutuhan pasar yang dinamis.
Sebagai BUMD yang bergerak di bidang pangan, Perumda Dharma Jaya memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan daging sapi serta produk olahannya di wilayah DKI Jakarta. Kehadiran lembaga ini bertujuan untuk memutus rantai distribusi yang terlalu panjang, sehingga konsumen dapat memperoleh produk protein hewani dengan harga yang lebih terjangkau namun tetap memiliki standar kualitas yang terjamin.






