PORTALSOLUSINDO
Ekonomi

PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF

Oleh: Reza RahadianSenin, 06 Juli 2026 pukul 09.48
PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF
[Iklan AdSense 728x90]

PGN Garap Potensi CBM Tanjung Enim 9,7 TCF

Jakarta, 1 November 2023 – Perusahaan Gas Negara (PGN) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengembangan energi domestik dengan menggali potensi Gas Metana Batubara (CBM) di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Potensi CBM di wilayah ini diperkirakan mencapai 9,7 Triliun Kaki Kubik (TCF), yang dinilai akan memberikan kontribusi signifikan terhadap ketahanan energi nasional.

Direktur Utama PGN, M. Haryo Yunianto, mengungkapkan bahwa ekplorasi ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil dan memperkuat penggunaan energi terbarukan di Indonesia.

Pengembangan Berkelanjutan

PGN berkomitmen untuk melaksanakan proyek ini dengan memperhatikan prinsip-prinsip keberlanjutan dan ramah lingkungan. Dalam proses pengembangan, PGN akan bekerja sama dengan pemerintah daerah serta masyarakat setempat untuk memastikan dampak positif terhadap ekonomi lokal.

  • Investasi dalam Infrastruktur: PGN berencana untuk membangun infrastruktur gas yang dapat mendukung distribusi energi secara efisien.
  • Penciptaan Lapangan Kerja: Proyek ini diprediksi akan menciptakan sebanyak 2.000 lapangan kerja baru bagi masyarakat lokal.
  • Program Tanggung Jawab Sosial: PGN akan meluncurkan program yang mendukung pengembangan masyarakat, termasuk pendidikan dan kesehatan.

Haryo juga menambahkan bahwa potensi ini tidak hanya berkontribusi pada sektor energi, tetapi juga dapat membantu mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Selatan secara keseluruhan.

Sinergi dengan Pemerintah

Pemerintahan Indonesia berkomitmen untuk mendukung pengembangan energi terbarukan, termasuk gas CBM. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia, Arifin Tasrif, menyatakan bahwa pemerintah sangat menghargai langkah-langkah PGN dan berharap ke depan akan terjadi kerjasama yang lebih erat dalam pengembangan sumber daya energi.

PGN berencana untuk memulai tahap eksplorasi dan produksi pada tahun 2024, dengan harapan bahwa proyek ini akan membawa dampak positif bagi perekonomian dan ketersediaan energi di Indonesia.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.