PORTALSOLUSINDO
Ekonomi

Pimpin 137 Ribu Hektare Cetak Sawah dan Oplah di Tanah Papua, Mentan Amran: Itu Semua Milik Rakyat

Oleh: Reza RahadianSabtu, 04 Juli 2026 pukul 16.27
Pimpin 137 Ribu Hektare Cetak Sawah dan Oplah di Tanah Papua, Mentan Amran: Itu Semua Milik Rakyat
[Iklan AdSense 728x90]

Pimpin 137 Ribu Hektare Cetak Sawah dan Oplah di Tanah Papua, Mentan Amran: Itu Semua Milik Rakyat

JAYAPURA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo yang akrab disapa Amran, mengumumkan program cetak sawah dan opah seluas 137 ribu hektare di Tanah Papua. Program ini bertujuan untuk meningkatkan ketahanan pangan dan kesejahteraan petani setempat. Dalam acara peluncuran program yang berlangsung di Jayapura, Amran menekankan bahwa semua hasil dari upaya ini akan ditujukan untuk kepentingan rakyat.

“Ini adalah langkah strategis untuk memaksimalkan potensi pertanian di Papua. Saya tegaskan, ini semua milik rakyat, hasilnya akan dinikmati secara langsung oleh petani,” ungkap Amran di hadapan ribuan petani dan pejabat daerah, Selasa (17/10).

Pentingnya Program Cetak Sawah

Program cetak sawah ini diharapkan dapat menjadi solusi terhadap sejumlah tantangan yang dihadapi sektor pertanian di Papua, termasuk kekurangan lahan pertanian dan akses terhadap teknologi modern. Dengan luas lahan yang mencakup 137 ribu hektare, pemerintah berharap dapat mengurangi ketergantungan Papua terhadap komoditas pangan dari luar daerah.

  • Peningkatan Produktivitas: Dengan pengembangan lahan pertanian baru, diharapkan dapat meningkatkan produktivitas beras dan komoditas lainnya.
  • Pemberdayaan Masyarakat: Program ini juga bertujuan memberdayakan petani lokal melalui penyediaan pelatihan dan akses permodalan.
  • Sustainability: Kegiatan pertanian yang dikelola dengan baik diharapkan berkontribusi pada keberlanjutan lingkungan dan ekonomi masyarakat setempat.

Dukungan dari Pemerintah dan Stakeholder

Amran juga menyebutkan pentingnya dukungan dari berbagai pihak, baik pemerintah daerah, organisasi non-pemerintah, serta sektor swasta untuk kesuksesan program ini. “Kami akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan semua pihak agar program ini dapat berjalan lancar,” katanya.

Dengan peluncuran program cetak sawah dan oplah ini, pemerintah pusat menunjukkan komitmennya untuk membangun sektor pertanian di Tanah Papua guna memastikan semua warga negara Indonesia mendapatkan akses terhadap pangan yang cukup dan berkualitas.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.