PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Yogyakarta terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan melalui optimalisasi teknologi digital. Salah satu langkah nyata yang dilakukan adalah dengan mengajak masyarakat di wilayah Gunungkidul untuk mulai memanfaatkan berbagai layanan kelistrikan berbasis digital guna mempermudah urusan administrasi dan teknis.
Inisiatif ini disampaikan dalam rangkaian acara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-3 Forum Pimpinan Redaksi (Forum Pimred) Multimedia Indonesia. Dalam kesempatan tersebut, PLN menekankan bahwa peralihan ke layanan digital bertujuan untuk memberikan efisiensi waktu dan kemudahan akses bagi pengguna listrik, sehingga mereka tidak perlu lagi mengantre secara fisik di kantor layanan untuk berbagai keperluan.
Salah satu kanal utama yang dipromosikan adalah aplikasi PLN Mobile. Melalui platform tersebut, masyarakat dapat melakukan berbagai transaksi dan pelaporan secara mandiri, mulai dari pembelian token listrik, pembayaran tagihan bulanan, hingga pengajuan keluhan gangguan listrik yang akan langsung terhubung dengan petugas teknis di lapangan.
Selain kemudahan transaksi, layanan digital ini juga diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan kecepatan respon PLN dalam menangani kendala kelistrikan di wilayah Gunungkidul. Dengan integrasi data yang lebih baik, PLN mengklaim dapat memetakan titik gangguan dengan lebih akurat sehingga proses perbaikan dapat dilakukan lebih cepat dari sebelumnya.
Upaya digitalisasi ini merupakan bagian dari strategi besar PLN untuk bertransformasi menjadi perusahaan energi yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. PLN berharap masyarakat Gunungkidul dapat mengadopsi perubahan ini guna menciptakan ekosistem pelayanan publik yang lebih praktis, transparan, dan akuntabel.






