PORTALSOLUSINDO
Nasional

Prabowo Sebut Pemimpin Anjurkan Pembakaran Fasilitas Umum adalah Pengkhianat

Oleh: Andi PratamaSenin, 13 Juli 2026 pukul 04.36
Prabowo Sebut Pemimpin Anjurkan Pembakaran Fasilitas Umum adalah Pengkhianat
[Iklan AdSense 728x90]

Prabowo Sebut Pemimpin Anjurkan Pembakaran Fasilitas Umum adalah Pengkhianat

Jakarta - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto kembali menegaskan pentingnya menjaga stabilitas dan integritas bangsa. Dalam sebuah pernyataan yang penuh semangat, Prabowo menyatakan bahwa pemimpin yang mendorong tindakan pembakaran fasilitas umum merupakan pengkhianat bagi negara.

“Tidak ada tempat bagi pemimpin yang mengajak rakyatnya untuk melakukan tindakan anarkis seperti pembakaran. Ini adalah bentuk pengkhianatan terhadap negara dan rakyat,” ujarnya dalam sebuah acara di Jakarta, Selasa (3/10/2023).

Prabowo menegaskan bahwa sebagai pemimpin, seharusnya mereka memberikan contoh yang baik, bukan malah menyerukan tindakan yang merugikan masyarakat. Ia mengimbau semua pihak agar lebih bijak dalam bertindak dan berkomunikasi, terutama di media sosial dimana informasi dapat menyebar dengan sangat cepat.

Respons Terhadap Aksi Anarkis

Aksi pembakaran fasilitas umum yang belakangan ini terjadi di beberapa daerah, diakui Prabowo, telah menimbulkan keresahan di masyarakat. Ia mengatakan, tindakan tersebut bukan hanya merugikan pemerintah, tetapi juga mengancam keamanan dan kenyamanan warga.

  • Tindakan anarkis tidak akan menyelesaikan masalah.
  • Fasilitas umum adalah milik bersama yang harus dijaga.
  • Pemimpin harus hadir untuk memberikan solusi, bukan malah menambah masalah.

Prabowo juga mengingatkan tentang pentingnya dialog dan diskusi sebagai sarana untuk menyelesaikan permasalahan. “Mari kita duduk bersama, diskusikan segala permasalahan secara damai. Tidak ada alasan untuk melakukan kekerasan,” tegasnya.

Pentingnya Menjaga Persatuan

Di akhir pernyataannya, Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu demi menjaga keutuhan dan persatuan Indonesia. Ia percaya bahwa negara yang kuat berasal dari pemimpin yang bijaksana dan rakyat yang bersatu.

“Jangan biarkan perbedaan mengganggu keharmonisan kita. Kita adalah satu bangsa, satu tanah air,” tutup Prabowo.

Disclaimer: Penggunaan teknologi AI pada artikel ini ditujukan semata-mata untuk penyempurnaan redaksional.