Puluhan mitra pengemudi ojek online (ojol) dari platform Maxim melakukan aksi unjuk rasa besar-besaran di depan kantor operasional Maxim yang berlokasi di Jalan Seturan, Depok, Sleman, Yogyakarta, pada Rabu (23/9/2026). Aksi massa ini diwarnai dengan penyegelan kantor sebagai bentuk protes keras atas ketidakpuasan para driver terhadap manajemen perusahaan.
Dalam aksi tersebut, para pengemudi mengungkapkan berbagai keluhan terkait sistem kerja dan kebijakan perusahaan yang dianggap merugikan mitra di lapangan. Sebagai bentuk konkret dari tuntutan mereka, para pengunjuk rasa mengajukan empat poin utama yang harus segera dipenuhi oleh pihak Maxim. Mereka menegaskan bahwa aksi ini merupakan jalan terakhir setelah berbagai upaya komunikasi sebelumnya tidak membuahkan hasil yang memuaskan.
Situasi di lokasi sempat memanas saat massa memasang segel di pintu masuk kantor, yang menyebabkan aktivitas operasional di kantor cabang tersebut terhenti sementara. Para driver menuntut adanya transparansi dan perbaikan sistem yang lebih berpihak kepada kesejahteraan mitra, mengingat beban kerja yang tinggi namun tidak sebanding dengan kompensasi atau kebijakan yang diterapkan oleh perusahaan.
Hingga berita ini diturunkan, para pengemudi masih bertahan di lokasi untuk memastikan bahwa tuntutan mereka mendapatkan respons serius dari manajemen. Mereka berharap ada dialog terbuka dan solusi nyata yang bisa segera diimplementasikan guna memperbaiki hubungan kerja antara perusahaan penyedia layanan transportasi daring dengan para mitranya di wilayah Yogyakarta.






