PT Permodalan Nasional Madani (Persero) atau PNM bekerja sama dengan BRI Insurance (BRINS) menunjukkan komitmen nyata dalam membantu pemulihan ekonomi masyarakat di Lombok Tengah. Langkah ini diwujudkan melalui peluncuran program Madani Tanggap Desa Adat Sade, yang ditujukan khusus bagi para nasabah yang menjadi korban musibah kebakaran.
Program ini hadir sebagai bentuk respons cepat terhadap bencana yang melanda kawasan pemukiman adat tersebut. Fokus utama dari inisiatif ini adalah memberikan pendampingan berkelanjutan serta bantuan bagi warga yang kehilangan harta benda maupun sarana usaha akibat kobaran api. Dengan adanya kolaborasi antara PNM dan BRINS, diharapkan para nasabah dapat kembali bangkit dan menata ulang kehidupan ekonomi mereka yang sempat terhenti.
Proses pendampingan yang dilakukan tidak hanya terbatas pada pemberian bantuan materi, tetapi juga mencakup penguatan mental dan arahan strategis agar warga dapat mengelola kembali usaha mikro mereka. Sinergi antara lembaga pembiayaan dan penyedia asuransi ini menjadi krusial dalam memitigasi risiko finansial yang dihadapi oleh pelaku usaha kecil di wilayah pedesaan, terutama saat menghadapi situasi darurat yang tidak terduga.
Melalui program Madani Tanggap ini, PNM dan BRINS berharap stabilitas ekonomi di Desa Adat Sade dapat segera pulih. Kehadiran bantuan ini diharapkan mampu memberikan suntikan semangat baru bagi warga untuk melanjutkan produktivitas mereka, sekaligus memastikan bahwa aspek perlindungan risiko tetap menjadi prioritas dalam menjalankan usaha di masa depan.
Desa Adat Sade di Lombok Tengah dikenal luas sebagai salah satu destinasi wisata budaya utama di Nusa Tenggara Barat yang masih mempertahankan arsitektur rumah tradisional serta adat istiadat leluhur. Sebagai desa wisata, ekonomi masyarakat setempat sangat bergantung pada sektor kerajinan tangan, seperti tenun ikat, serta kunjungan wisatawan. Oleh karena itu, pemulihan infrastruktur dan ekonomi pasca-bencana di wilayah ini memiliki dampak signifikan terhadap keberlangsungan daya tarik wisata budaya di kawasan tersebut.






