Puncak Antariksa 2026, Mahasiswa UNISA Tegaskan Kampanye Anti Judol tak Berhenti di Ruang Kelas
Yogyakarta - Dalam persiapan menuju Puncak Antariksa 2026, mahasiswa Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta (UNISA) menyatakan komitmennya untuk melanjutkan kampanye anti judi yang telah mereka mulai di ruang kelas. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat, terutama di kalangan generasi muda, mengenai bahaya judi.
Dalam sebuah diskusi yang diadakan di kampus pada pekan lalu, para mahasiswa menyampaikan pentingnya memperluas jangkauan kampanye ini ke masyarakat umum. “Kampanye ini tidak hanya berhenti di ruang kelas, tetapi juga harus menjangkau komunitas di luar sana, seperti sekolah-sekolah dan lingkungan pemuda lainnya,” ungkap salah satu mahasiswa, Farah Nurul Aini.
Mengapa Kampanye Anti Judi Begitu Penting?
Menurut data dari Badan Narkotika Nasional (BNN), judi online dan judi konvensional telah menjadi masalah serius di kalangan anak muda Indonesia. Hal ini berdampak negatif tidak hanya pada kesehatan mental, tetapi juga pada aspek sosial dan ekonomi.
- Peningkatan Kasus: Dalam dua tahun terakhir, jumlah kasus yang melibatkan anak muda yang terjerat judi meningkat secara signifikan.
- Dampak Mental: Banyak yang mengalami tekanan psikologis akibat keterlibatan mereka dalam judi.
- Konsekuensi Sosial: Judi seringkali menimbulkan masalah dalam keluarga, termasuk konflik dan perpecahan.
Rencana Aksi Mahasiswa UNISA
Mahasiswa UNISA telah menyusun beberapa rencana aksi untuk memperluas kampanye ini, antara lain:
- Seminar dan Workshop: Mengadakan seminar dan workshop di berbagai sekolah untuk memberikan edukasi tentang bahaya judi.
- Kampanye Media Sosial: Memanfaatkan platform media sosial untuk menyebarluaskan informasi dan mengajak orang lain bergabung dalam gerakan anti judi.
- Kegiatan Sosial: Melakukan kegiatan sosial yang melibatkan masyarakat untuk menciptakan suasana positif dan menghindarkan anak muda dari tawaran judi.
“Kami berharap kampanye ini dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi mahasiswa, tetapi juga bagi masyarakat luas, terutama dalam menciptakan lingkungan yang bebas dari pengaruh buruk judi,” tambah Farah.
Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi bagian dari kontribusi UNISA dalam menciptakan generasi yang lebih baik dan lebih sadar akan bahaya judi di tengah masyarakat. Dengan dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak, kampanye ini diharapkan dapat menuai hasil yang maksimal menjelang Puncak Antariksa 2026.