Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menegaskan bahwa Karang Taruna memegang peranan yang sangat strategis dalam mendukung proses pembangunan di wilayah Jakarta. Menurutnya, organisasi kepemudaan ini bukan sekadar wadah berkumpul, melainkan motor penggerak yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan kota.
Rano menjelaskan bahwa Karang Taruna memiliki potensi besar dalam menyiapkan generasi muda yang kompeten dan berdaya saing. Dengan struktur yang menjangkau hingga tingkat rukun tetangga (RT) dan rukun warga (RW), organisasi ini dinilai mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat, khususnya kaum muda.
Lebih lanjut, Wagub menekankan pentingnya pemberdayaan pemuda melalui berbagai program kreatif dan produktif. Ia berharap Karang Taruna dapat menjadi inkubator bagi munculnya inovasi-inovasi lokal yang mampu menjawab permasalahan sosial di lingkungan sekitar, mulai dari penanganan pengangguran hingga pemberdayaan ekonomi kreatif di tingkat akar rumput.
Keterlibatan aktif pemuda dalam pembangunan daerah dianggap krusial karena mereka memiliki energi dan ide-ide segar yang dibutuhkan untuk membawa Jakarta menuju kota yang lebih modern namun tetap memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Rano mengajak seluruh pengurus Karang Taruna untuk terus meningkatkan kapasitas diri dan menjaga semangat gotong royong dalam menjalankan program-program kerja mereka.
Karang Taruna sendiri merupakan organisasi sosial kemasyarakatan yang menjadi wadah pengembangan generasi muda di Indonesia. Secara umum, organisasi ini berfokus pada kesejahteraan sosial dan pemberdayaan masyarakat di tingkat desa atau kelurahan. Keberadaannya diharapkan dapat meminimalisir dampak negatif kenakalan remaja sekaligus mencetak calon pemimpin masa depan yang memiliki kepekaan sosial terhadap kondisi lingkungan tempat tinggalnya.






